Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tren AI Proctoring dan Privasi: Etika dan Risiko Suara dan Gerakan Mata Siswa

Mahsun Nidhom • Kamis, 10 Juli 2025 | 02:05 WIB
AI proctoring bisa cegah curang, tapi data siswa harus aman dan etis.
AI proctoring bisa cegah curang, tapi data siswa harus aman dan etis.

Trenggaleknjenggelek - Sekarang banyak sekolah dan kampus mulai menggunakan proctoring AI untuk mencegah kecurangan ujian.

Misalnya, Institut Teknologi Del sudah menerapkan sistem ini untuk mendeteksi kecurangan lewat kamera laptop.

IPB juga menggunakan dua kamera, depan dan belakang agar tak hanya wajah, tapi juga lingkungan sekitar terus dipantau selama ujian online.

Deteksi Gerakan Mata hingga Klik Mouse

Proctoring AI bahkan mampu mendeteksi perubahan gerakan mata misalnya jika siswa mengalihkan pandangan dari layar ke sumber lain.

Algoritma ini dipakai untuk menandai momen mencurigakan dan memberi notifikasi otomatis ke pengawas.

Selain itu, sistem seperti Safe Exam Browser mencegah siswa membuka aplikasi selain browser ujian, sementara AI memantau pola klik dan gerakan mata untuk mendeteksi perilaku tak wajar .

Etika dan Kekhawatiran Privasi

Meskipun proctoring AI membantu menjaga keadilan ujian, ada masalah serius soal privasi dan data pribadi.

Teknik canggih seperti pengenalan wajah dan eye tracking berarti data biometrik siswa bisa tersimpan dan rentan disalahgunakan.

Apalagi bila teknologi dipasang tanpa persetujuan jelas atau kontrol yang transparan.

Seperti di UNY lalu, ada dugaan peserta menggunakan AI untuk mengerjakan ujian mandiri dialog di medsos ramai membahas praktik ini karena dianggap curang.

Sementara di UI, deteksi AI dan kombinasi skor digunakan untuk menjaga integritas SIMAK UI

AI proctoring menjanjikan ujian online yang lebih aman dan adil. Namun teknik seperti eye-tracking, pengawasan klik, dan pengenalan wajah bisa melanggar privasi jika tak disertai kebijakan tegas.

Sistem ini memang efektif menangkal kecurangan, tetapi harus didukung dengan regulasi kuat agar data siswa aman, penggunaan etis, dan transparan. (sun)

Pertandingan babak penyisihan Grup D HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars yang mempertemukan tim All Stars Yogyakarta (jersey biru muda - kuning) kontra tim All Stars Solo (jersey orange)
Pertandingan babak penyisihan Grup D HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars yang mempertemukan tim All Stars Yogyakarta (jersey biru muda - kuning) kontra tim All Stars Solo (jersey orange)
Pertandingan babak penyisihan Grup D HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars pada Rabu (9/7), All Stars Bandung (jersey emas-emas) memetik kemenangan 1-0 atas All Stars Kalimantan
Pertandingan babak penyisihan Grup D HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars pada Rabu (9/7), All Stars Bandung (jersey emas-emas) memetik kemenangan 1-0 atas All Stars Kalimantan
Editor : Mahsun Nidhom
#privasi siswa #ai #proctoring