Trenggaleknjenggelek - SMPN 2 Gandusari, Trenggalek harus menerima kenyataan pahit karena jumlah siswa baru terus berkurang dari tahun ke tahun.
Pada tahun ajaran baru 2025/2026 ini, SMPN 2 Gandusari hanya mendapatkan 8 siswa baru. Jumlah itu menjadi sorotan mengingat kapasitas sekolah dan fasilitas yang tersedia cukup memadai.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aktivitas belajar-mengajar, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan sekolah yang berada di Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Trenggalek ini di masa mendatang.
Pasalnya, tren penurunan jumlah siswa sudah terjadi selama beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: SDN 1 Kendalrejo Durenan Trenggalek Hanya Memperoleh 1 Siswa di Tahun Ajaran Baru 2025/2026
Guru Seni Budaya SMPN 2 Gandusari Murniadi Supriyono saat ditemui di sekolah mengungkapkan bahwa pihak sekolah terus berupaya maksimal untuk meningkatkan minat masyarakat menyekolahkan anak di tempat tersebut.
“Kami sudah melakukan sosialisasi ke SD-SD terdekat, bahkan menawarkan program-program unggulan. Tapi memang tantangan kami cukup berat karena faktor jarak dan persepsi masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: SDN 1 Gembleb Trenggalek Hanya Mendapat Satu Siswa Baru, Ini Penjelasan Guru dan Wali Murid
Selain itu, jumlah lulusan dari SD maupun MI di sekitar wilayah tersebut juga memang sangat sedikit, sehingga secara alami berdampak pada jumlah siswa baru yang masuk.
Ironisnya, dari jumlah yang sedikit itu, sebagian besar lebih memilih melanjutkan ke sekolah lain.
Baca Juga: 21 SD Negeri di Trenggalek Sepi Pendaftar, SDN 3 Sumurup Paling Menyedihkan
“Tidak sedikit orang tua yang lebih memilih menyekolahkan anaknya ke SMP atau MTsN lain yang lebih besar, atau justru langsung memondokkan ke pesantren,” tambahnya.
Dengan kondisi ini, pihak SMPN 2 Gandusari tetap akan membina 8 siswa baru tersebut semaksimal mungkin.
"Pembelajaran di sekolah ini tetap berjalan sebagaimana mestinya. Meskipun hanya ada 8 siswa kelas VII," tandasnya. ****
Editor : Mohammad Bima Faisal Mirza