Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Hari Jadi ke-831 Trenggalek Sebagai Momentum Introspeksi Diri

Gunawan Rdr Tulungagung • Kamis, 21 Agustus 2025 | 23:31 WIB
SUPRIADI ketua MKKS SMK Negeri kabupaten Trenggalek
SUPRIADI ketua MKKS SMK Negeri kabupaten Trenggalek

Trenggaleknjenggelek - Dua momentum bersejarah yang bersamaan diperingati, Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Ke-831 Kabupaten Trenggalek, dimaknai berbeda oleh kalangan pendidikan.

Buktinya, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Negeri Trenggalek, Supriadi, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai ajang introspeksi diri.


Menurutnya, semangat para pahlawan yang telah berkorban merebut kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi generasi sekarang untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.


“Sekarang tugas kita adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan tersebut, agar cita-cita luhur bangsa benar-benar bisa terwujud,” kata Supriadi, yang juga menjabat Kepala SMKN 1 Pogalan Trenggalek, Kamis (21/8).


Dia menegaskan, meski bangsa ini sudah merdeka, masih ada tantangan yang harus dihadapi bersama. Mulai dari kebodohan, pengangguran, kemiskinan, hingga menurunnya nilai kebangsaan. Karena itu, momen ini penting untuk menyalakan kembali semangat perjuangan dalam menghadapi persoalan tersebut.


Sebagai pendidik, Supriadi menekankan peran dunia pendidikan yang tidak hanya berhenti pada transfer pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter.


“Tugas kita bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan sikap, karakter, dan kepribadian, sehingga lahir generasi yang pintar, terampil, berakhlak mulia, dan memiliki nasionalisme yang tinggi,” tegasnya.


Dia optimistis cita-cita Indonesia Emas 2045 bisa tercapai apabila pendidikan dikelola dengan baik melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Pemerintah menyiapkan kebijakan, sekolah melaksanakan program dengan serius, sementara masyarakat dan orang tua memberikan dukungan penuh.
Lebih jauh, Supriadi mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan agar peserta didik mampu menghadapi tantangan abad 21.


“Dengan begitu, lulusan sekolah akan siap melanjutkan pendidikan, bekerja, atau berwirausaha, serta tetap bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan anak adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada keluarga, tetapi juga pada masyarakat Trenggalek dan bangsa Indonesia.


Menutup pesannya, dia berharap peringatan HUT Ke-80 RI dan Hari Jadi Ke-831 Trenggalek mampu menggugah semangat bersama.
“Dirgahayu Republik Indonesia Ke-80 dan Selamat Hari Jadi Ke-831 Kabupaten Trenggalek. Semoga masyarakat semakin sejahtera dan pendidikan di Trenggalek menjadi yang terbaik,” pungkasnya.(gun/c1/jaz)

PEDULI:  Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mohammad Muchtarulohil Mujtaba Mu’thi, didampingi Bupati Jombang Warsubi menyerahkan RSKILHS di Hotel Yusro, Kamis (21/8).
PEDULI: Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mohammad Muchtarulohil Mujtaba Mu’thi, didampingi Bupati Jombang Warsubi menyerahkan RSKILHS di Hotel Yusro, Kamis (21/8).
Volt and Fast
Volt and Fast
Fieldway
Fieldway
Aspro Sportswear
Aspro Sportswear
KVSL (Kaffeinated-Visual)
KVSL (Kaffeinated-Visual)
MadeforWomen (MW)
MadeforWomen (MW)
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung
#Dikelola baik dan Bijak #kolaborasi #indonesia emas #masyarakat