Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Santri Anwarul Haromain Raih Juara 2 MQK Tingkat Jawa Timur ,Ikhtiar dan Berdoa jadi kunci Sukses Saiful Munir

Gunawan Rdr Tulungagung • Jumat, 5 September 2025 | 21:32 WIB
Saiful Munir Membawa piala dan sertifikat Juara 2 MQK tingkat jawa timur
Saiful Munir Membawa piala dan sertifikat Juara 2 MQK tingkat jawa timur

Trenggaleknjenggelek - Prestasi membanggakan kembali diraih santri asal Pondok Pesantren Anwarul Haromain Durenan, Kabupaten Trenggalek. Dialah Saiful Munir, 18 tahun, yang berhasil meraih juara 2 pada ajang Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat Provinsi Jawa Timur.


Pemuda asal Desa Malasan, Kecamatan Durenan, itu tampil percaya diri dalam ajang yang mempertemukan para santri terbaik dari berbagai pesantren di Jawa Timur. Saiful mengaku bersyukur sekaligus terharu atas pencapaiannya.“Alhamdulillah saya sangat bahagia dan bersyukur atas kemenangan ini. Ini pengalaman luar biasa bagi saya,” ucap Saiful, jumat (5/9).


Dalam persiapan menuju MQK, Saiful menaruh perhatian besar pada ilmu hadis. Ia memperdalam kitab Riyadhus Sholihin dan Minhaju Dzawi Annadhor, disertai penguatan ilmu nahwu-sharaf.

 

“Saya mempersiapkan diri dengan memperdalam ilmu nahwu-sharaf, kemudian fokus pada pemahaman hadis dan ilmu hadis. Itu yang jadi pegangan utama,” jelasnya.Namun, Saiful menekankan bahwa selain ikhtiar akademis, kekuatan doa juga memegang peranan penting. Di Pondok Pesantren Anwarul Haromain, para santri terbiasa menunaikan amalan ubudiyah seperti shalat tahajud, dhuha, hingga wirid harian.

“Saya percaya doa dan restu orang tua serta guru sangat berperan. Terutama doa dari guru kami, Abuya KH. Bahrul Munir Hamim, dan bimbingan ustadz Muhlisin yang selalu memberi arahan terbaik,” tambahnya.
Saiful mengakui bahwa persaingan di tingkat provinsi berlangsung sangat ketat. Jawa Timur dikenal memiliki pesantren besar dengan tradisi keilmuan kuat.


“Suasana perlombaan sangat panas, baik karena suhu kota maupun aura persaingan. Tapi berkat doa dan dukungan guru-guru, semua tantangan bisa terlewati,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras yang dibingkai dengan doa dan sikap tawakal. Sosok Abuya KH. Bahrul Munir Hamim disebut Saiful sebagai teladan ruhani sekaligus sumber inspirasi.


“Bagi saya, kunci utamanya ikhtiar, doa, dan tawakal. Sosok yang paling menginspirasi adalah Abuya KH. Bahrul Munir Hamim, beliau teladan dalam kehidupan,” tutur Saiful.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga diharapkan menjadi penyemangat bagi santri lain di Anwarul Haromain. Saiful menegaskan tekadnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan membanggakan orang tua serta guru.


“Harapan saya semoga bisa lebih baik lagi untuk membanggakan orang tua dan guru, serta memberi inspirasi bagi teman-teman,” katanya.
Ia juga menitipkan pesan kepada para santri agar tetap berpegang pada adab dan semangat menekuni kitab kuning.


“Kita adalah generasi penerus Islam. Sebagai santri kita harus memiliki adab dan semangat menekuni kitab, sebab dari situlah kita bisa memperdalam ilmu agama sekaligus bahasa Arab, bahasa Rasulullah SAW dan bahasa ahli surga,” pungkasnya.(gun/jaz)

 

Editor : Gunawan Rdr Tulungagung
#Pondok Al Anwar #MQK Jatim #generasi #berprestasi #juara