Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Relawan Guru PPG Prajabatan di Trenggalek Geruduk DPRD, Adukan Nasib serta Nominal Gaji Bulan hingga Sarankan Regulasi Rekrutmen ASN

Akhmad Nur Khoiri • Sabtu, 27 September 2025 | 01:31 WIB

 

 

Relawan guru di Trenggalek menyampaikan aspirasi mereka dalam RDP) bersama DPRD Trenggalek, Jumat (26/9/2025).
Relawan guru di Trenggalek menyampaikan aspirasi mereka dalam RDP) bersama DPRD Trenggalek, Jumat (26/9/2025).

 

TRENGGALEK – Permasalahan tenaga honorer atau sejenisnya khusus guru di Trenggalek tampaknya tidak kunjung usai.

Buktinya, sejumlah relawan guru di Trenggalek menyampaikan aspirasi mereka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek, Jumat (26/9/2025).

Dalam aksi relawan guru di Trenggalek, ‎mereka menuntut agar nama-nama lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan yang sudah mengajar di sekolah bisa masuk ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik). ‎

Hal tersebut dimaksudkan agar sertifikasi mereka dapat dicairkan.

‎Sebab saat ini status para guru PPG prajab masih sebagai tenaga relawan. ‎Kondisi tersebut dinilai menyebabkan kinerja mereka sebagai guru belum maksimal.

‎“Tuntutan yang kami sampaikan, pertama, kami lulusan prajabatan yang sudah mengajar di sekolah bisa masuk ke dapodik, karena bisa mencairkan sertifikasi supaya performa kami dalam mengajar maksimal,” ungkap‎ salah satu peserta aksi, Sajugo Agung Prabowo.

‎Selain itu, lanjut relawan SDN 1 Surondokan ini, para guru juga meminta agar dalam seleksi ASN ke depan, lulusan PPG prajabatan dengan sertifikat pendidik (serdik) mendapat prioritas utama.

Selain itu, domisili Trenggalek juga harus jadi pertimbangan. Sebab sejauh ini‎ banyak relawan PPG yang telah mengabdi cukup lama. ‎ ‎

"Kalau saya kurang lebih dua tahun. Rata-rata kalau teman-teman PPG prajabatan ada yang 12 bulan, bahkan ada yang sejak 2019, lebih dari 4 tahun,” jelasnya.

Baca Juga: SMKN 1 Suruh Trenggalek Dorong Siswa Jadi Generasi Cerdas, Kritis, dan Kreatif, dengan Gelar Diklat Jurnalistik serta Latih Cara Menyaring Informasi

‎Sebagai informasi, relawan guru PPG prajabatan tersebut mendapat upah yang jauh dari kata layak.‎ ‎

Dalam satu bulan, upah yang diterima berada di kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Dari situ, dia berharap hasil RDP ini bisa ditindaklanjuti ke kementerian terkait. 

‎“Kesimpulannya ini akan dibawa ke kementerian (Kemendikdasmen, Red), didiskusikan ke sana, semoga saja mendapatkan hasil terbaik bagi kami,” pungkasnya. (kho/c1/jaz)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#DPRD #ppg prajabatan #trenggalek #upah