TRENGGALEK - Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek hari ini tampak lebih berwarna dari biasanya.
Ribuan karya mewarna hasil tangan mungil anak-anak dari berbagai kecamatan di Trenggalek memenuhi ruangan, menandai semangat kreativitas yang luar biasa dalam ajang “Warna-Warni RA 2025”.
Lebih dari 2000 karya mewarna dari lembaga-lembaga IGRA di seluruh kecamatan se-Kabupaten Trenggalek dikirim untuk dinilai oleh panitia dari Radar Trenggalek.
Setiap karya menggambarkan imajinasi anak-anak yang ceria, penuh warna, dan sarat makna tentang dunia mereka.
“Karya-karyanya luar biasa! Anak-anak punya kreativitas yang sangat bagus. Semua patut diapresiasi dan tentu layak untuk dinilai,” ujar Umi Muslimah, ketua IGRA Trenggalek
Proses penilaian berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan suasana penuh antusias.
Para juri menilai dari segi kerapian, pemilihan warna, dan kreativitas peserta.
Dari ribuan karya tersebut, hanya 200 karya terbaik yang berhasil lolos ke tahap berikutnya.
Karya terpilih nantinya akan dipertandingkan kembali dalam Lomba Mewarna Tingkat Kabupaten, yang akan digelar pada 17 November 2025 mendatang.
Ajang ini menjadi momen penting bagi anak-anak usia dini.
Yakni untuk menunjukkan bakat serta meningkatkan kepercayaan diri mereka di hadapan publik.
Kegiatan mewarna ini bukan sekadar lomba, melainkan juga wadah untuk menanamkan nilai-nilai estetika, semangat sportivitas, dan rasa bangga terhadap hasil karya sendiri. (bim/rka)
Editor : Didin Cahya Firmansyah