Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Guru di Trenggalek Miliki Tantangan Zaman Perkembangan Teknologi Pembelajaran Disesuaikan

Fatra Aditya • Rabu, 26 November 2025 | 02:02 WIB

 

Ketua PGRI Kabupaten Trenggalek, Catur Winarno memberikan respons  terkait peringatan Hari Guru Nasional 2025.
Ketua PGRI Kabupaten Trenggalek, Catur Winarno memberikan respons terkait peringatan Hari Guru Nasional 2025.

TRENGGALEK - Momentun Hari Guru Nasional menjadi bagian penting bagai para pendidik dan organisasi profesi di Trenggalek.

Sebab perkembangan zaman dan tingkah perilaku siswa menjadi tantangan tersendiri bagi guru di Trenggalek.               

Ketua PGRI Kabupaten Trenggalek, Catur Winarno menjelaskan, peringatan Hari Guru Nasional menjadi waktu tepat menjunjung semangat kebersamaan antarguru dari berbagai cabang.

Selain itu sebagai pengingat kepada anggota bahwasannya PGRI supaya dapat menyelesaikan masalahnya dengan cara seksama.

"Intinya kita (PGRI) membangun kebersamaan, membangun solidaritas. Di samping itu, menyadarkan kepada semua anggota agar PGRI itu kumpulan orang-orang yang terdidik sehingga ketika menyelesaikan suatu masalah harus dengan cara sesama," jelas Catur usai peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80, di Pantai Prigi, Watulimo, Senin (24/11/2025). 

Di tengah upaya memperkuat kebersamaan antarguru itu, PGRI melihat adanya perubahan besar dalam dunia pendidikan yang menuntut penyesuaian di lapangan.

Menurut dia, kini guru menghadapi tantangan yang berbeda. Yakni dengan berkembangnya teknologi informasi, kini cara pembelajaran juga harus disesuaikan.

"Tantangannya ya karena dinamika di masyarakat, bahwa pola mendidik anak itu tidak sama lagi dengan zaman dulu, karena memang eranya sudah berbeda, maka harus pandai memilah dan memilih langkah-langkah terbaik untuk melaksanakan tugas," ungkapnya.

Dia menyebut, menyikapi tantangan itu PGRI telah siapkan langkah-langkah konkret untuk membantu guru beradaptasi.

Termasuk dengan mengadakan program bimbingan teknis tentang pembelajaran mendalam.

Program tersebut telah berjalan dan dimulai untuk pertama kali di cabang Dongko

"Solusinya antara lain ya komunikasi lebih intensif, kemudian kami juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek untuk mengadakan bimbingan teknis pembelajaran mendalam kepada anggota PGRI di semua cabang," katanya.

"Kami sampaikan kepada seluruh guru pendidik dan tenaga pemerintahan untuk tidak ragu berjuang bersama PGRI. PGRI sudah terbukti, teruji, berdiri sejak 25 November 1945 sampai sekarang sudah 80 tahun, kontribusinya untuk kesejahteraan guru dan peningkatan mutu pendidikan telah terbukti," pungkasnya. (tra/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#hari guru nasional #trenggalek #pgri