TRENGGALEK - Jawa Pos Radar Trenggalek bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Trenggalek kembali menghadirkan ajang kreativitas terbesar untuk anak usia dini bertajuk “Mewarna Ceria”.
Ribuan peserta dari seluruh kecamatan di Trenggalek antusias mengikuti kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kreativitas dan keberanian anak sejak dini.
Tahap penyisihan digelar serentak di masing-masing kecamatan, dimulai pada Rabu (10/12/2025).
Peserta mengerjakan karya mewarnai di sekolah maupun titik kegiatan kecamatan. Setelah seluruh karya selesai, pada Kamis (11/12/2025) tim panitia melakukan pengambilan lembar karya di setiap kecamatan untuk dibawa ke pusat penjurian.
Total peserta mencapai kurang lebih sekitar 4.500 anak.
Panitia menjadwalkan penjurian tahap pertama berlangsung pada Jumat (12/12/2025).
Penilaian dilakukan oleh panitia bersama juri ahli di bidang seni rupa serta pendidikan anak usia dini, dengan menitikberatkan pada aspek kerapian, pemilihan warna, kreativitas, dan kesesuaian tema.
Ketua IGTKI Kabupaten Trenggalek, Siti Choiriyah menegaskan, seluruh proses penjurian dilakukan secara objektif dan transparan.
Dia juga mengapresiasi kerja keras para guru, panitia kecamatan, dan anak-anak yang telah mengikuti penyisihan dengan penuh semangat.
“Antusiasme tahun ini luar biasa. Setiap karya memiliki keunikan dan ekspresi masing-masing. Namun proses seleksi tetap harus dilakukan untuk mendapatkan karya terbaik,” ujarnya.
Para finalis yang terpilih akan diumumkan setelah penjurian selesai. Selanjutnya, 500 peserta terbaik tersebut berhak mengikuti babak final yang dilaksanakan di GOR Gajah Putih Trenggalek pada Rabu (17/12/2025).
Pada tahap final, peserta akan mewarnai secara langsung di lokasi lomba di bawah pengawasan juri profesional.
Kegiatan “Mewarna Ceria” diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak Trenggalek untuk mengembangkan bakat, imajinasi, serta rasa percaya diri.
Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, acara ini juga menjadi momen edukatif yang mempererat hubungan antara guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung perkembangan kreativitas anak usia dini. (bim/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah