WATULIMO, Radar Trenggalek– Perkembangan teknologi informasi yang kian melesat tanpa batas menuntut seluruh elemen masyarakat untuk terus beradaptasi. Tak terkecuali bagi kalangan ibu rumah tangga yang sering kali tertinggal atau gagap teknologi (gaptek).
Menjawab tantangan nyata di era digitalisasi ini, anggota komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) dari Fraksi PKB, Hj Siti Mukiyarti SAg MAg, kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program edukasi langsung ke masyarakat.
Bertempat di Genjor Rest & Cafe, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, sebuah acara bertajuk
"Sosialisasi META (Melek Digital)" sukses diselenggarakan. Acara yang berfokus pada pelatihan artificial intelligence (AI) untuk pengelolaan media sosial sebagai sarana pembelajaran serta dakwah ini mendapat sambutan luar biasa dari warga setempat pada Selasa (29/9).
Baca Juga: Serapan Belanja Capai 53,99 Persen Proyek Fisik Jadi Kendala Proses Kontrak Belum Tercatat
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Murdiyanto dan Dhiyah Ayu. Acara edukatif ini juga dipandu secara interaktif oleh Imam Rosyidin selaku moderator.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak seorang pemateri perempuan tengah berdiri memegang mikrofon dan aktif menjelaskan materi bertajuk "Pengenalan Platform Media Sosial" yang ditampilkan melalui layar proyektor. Para peserta yang didominasi oleh kaum perempuan berhijab tampak duduk rapi di kursi masing-masing dan menyimak pemaparan materi dengan penuh saksama.
Kegiatan di Kecamatan Watulimo ini sejatinya merupakan titik keempat sekaligus penutup dari rangkaian safari literasi digital yang digagas secara maraton sejak 26 September 2026. Berdasarkan jadwal pelaksanaannya, sosialisasi serupa sebelumnya juga telah sukses menyapa warga di Hotel Powinang Kecamatan Panggul, Hayam Wuruk Hotel Kecamatan Trenggalek, serta Cafe & Resto Sinar Terang di Kecamatan Pule.
Antusiasme yang tinggi tak hanya terlihat saat sesi pemaparan materi, tetapi juga terpancar jelas dari raut wajah kebersamaan para peserta. Puluhan ibu-ibu peserta pelatihan tampak semringah dan berpose bersama dengan latar belakang spanduk acara, menandakan kepuasan mereka atas ilmu baru yang didapat pada hari itu.
Baca Juga: 51 Desa Krisis Air BPBD Percepat Distribusi Tandon Jutaan Liter AIar Disalurkan
Respons sangat positif pun mengalir dari para peserta yang hadir. Tasiami, salah seorang peserta sosialisasi, mengungkapkan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini.
Dia menilai pelatihan ini sangat luar biasa dan tepat sasaran bagi kaum perempuan.
"Luar biasa, Mas. Dengan adanya ini ada ilmu di dalamnya. Jadi, ibu-ibu yang kadang gaptek dengan sosial media, ada ilmu di sini," ungkap Tasiami dengan antusias saat diwawancarai seusai acara.
Tasiami mengaku materi yang diberikan merangsang pemikiran para ibu rumah tangga untuk lebih bijak bermedia sosial saat kembali ke rumah masing-masing.
Baca Juga: Jalur Dongko-Panggul Terancam Longsor Warga Petung Inisiatif Tutup Pakai Terpal
Menurut dia, ilmu tersebut membuka wawasan agar pemanfaatan gawai dan media sosial menjadi jauh lebih baik.
Meski demikian, Tasiami juga menyimpan harapan besar agar program pemberdayaan dan edukasi digital ini tidak hanya berhenti pada seremonial satu hari saja.
"Harapannya harus ada progres setelah ini, jadi tidak berhenti di sini. Ilmu itu kalau berhenti ya sudah, hilang. Apalagi ibu-ibu rumah tangga, contohnya seperti saya, kadang ilmu kalau tidak di-refresh, hilang," tuturnya penuh harap.
Melalui kegiatan "Sosialisasi META" ini, diharapkan masyarakat Trenggalek, khususnya kalangan emak-emak, tidak hanya menjadi konsumen pasif.
Lebih dari itu, mereka didorong agar mampu memanfaatkan AI secara optimal dan menjadikan platform digital sebagai ruang dakwah serta ajang pembelajaran yang membawa manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.(gun/c1/din)
Editor : Juwita RatnasariSumber : RADAR TRENGGALEK