KOTA, Radar Trenggalek – Peningkatan kompetensi dan kreativitas pendidik serta peserta didik harus terus dilakukan. Termasuk dengan menggelar kompetisi kreatif agar jadi ruang untuk mengukur kemampuan dalam bersaing ke tingkat lebih tinggi.
“Gemilang merupakan singkatan dari Gebyar Pemimpin Masa Depan dan Guru Cemerlang Raudhatul Athfal. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada persaingan, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi dan kreativitas pendidik serta peserta didik,” terang Ketua IGRA Kabupaten Trenggalek Siami Yuli Astuti, usai Gemilang RA 2026, Senin (12/10).
Dia mengaku kegiatan tersebut menjadi ajang seleksi guru dan peserta didik berprestasi yang akan mewakili Kabupaten Trenggalek dalam kompetisi tingkat provinsi pada 29 Oktober mendatang.
Baca Juga: Anak Usia 5,5 Tahun Bisa Masuk MI Kesiapan Belajar Jadi Sorotan
“Harapannya, melalui kompetisi ini, guru dapat meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan profesionalisme dalam membimbing putra-putri di lembaga RA, BA, dan TA se-Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.
Terdapat lima cabang lomba dalam Gemilang RA 2026. Dua cabang diperuntukkan bagi peserta didik, yakni pantomim berpasangan dan estafet. Sementara tiga cabang lainnya diikuti guru, meliputi best practice, guru berkisah, dan tahfidz juz 29.
Sebelum perlombaan dimulai, kegiatan diawali dengan pembukaan dan Gebyar Senam Nusantara yang diikuti sekitar 200 guru RA, BA, dan TA se-Kabupaten Trenggalek.
Peserta yang berlaga di tingkat kabupaten merupakan juara pertama seleksi tingkat kecamatan. Mereka dikirim oleh masing-masing pimpinan cabang (PC) IGRA untuk memperebutkan kesempatan mewakili Trenggalek pada ajang tingkat provinsi, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-24 IGRA.
Menurut Siami, kompetisi tersebut diharapkan menjadi salah satu cara mendorong peningkatan kualitas pendidik. Namun, capaian dalam perlombaan perlu diikuti dengan penerapan kemampuan yang diperoleh dalam proses pembelajaran sehari-hari. “Melalui perlombaan ini, mari bersaing secara sehat. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja guru sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan juga semakin baik,” katanya.
Baca Juga: Ombudsman, SR Harus Beri Pelayanan Terbaik
Gemilang RA 2026 mengusung tema Berkreasi dengan Hati, Berprestasi untuk Negeri. Tema tersebut menekankan pentingnya kreativitas dan prestasi dalam mendidik anak sejak usia dini.
Di sisi lain, pemerataan peningkatan kompetensi pendidik juga menjadi perhatian IGRA. Siami berharap pembinaan tidak hanya menjangkau guru di wilayah perkotaan, tetapi juga pendidik yang bertugas di lembaga pedesaan dan daerah terpencil. “Semoga IGRA tetap terdepan, unggul, dan mampu mengayomi guru-guru di lembaga RA, BA, dan TA, terutama yang berada di pedesaan maupun daerah terpencil, sehingga harkat dan martabat pendidik semakin meningkat,” pungkasnya. (bim/c1/din)
Editor : Muhammad Fadli ArdiansyahSumber : RADAR TRENGGALEK