Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Humor sebagai Alat Bertahan Hidup: Menghadapi Stres dengan Tawa

Amalia Rizky Indah Permadani • Jumat, 6 Juni 2025 | 16:00 WIB

 

Tertawa menyembuhkan sesaat, tapi luka lama tetap butuh ruang untuk benar-benar pulih.
Tertawa menyembuhkan sesaat, tapi luka lama tetap butuh ruang untuk benar-benar pulih.

Trenggaleknjenggelek - Kehidupan sering kali memberikan kita tekanan, baik dalam bentuk masalah pribadi, pekerjaan, atau bahkan krisis emosional. Dalam menghadapi semua ini, humor bisa menjadi alat bertahan hidup yang sangat efektif.

Humor memungkinkan kita untuk menatap kesulitan hidup dengan perspektif yang lebih ringan, sehingga kita bisa merasa lebih kuat dan lebih mampu menghadapi tantangan.

Bagi orang yang mengalami trauma, humor menjadi cara untuk bertahan hidup di tengah kesulitan.

Ketika mereka tidak dapat mengontrol apa yang terjadi dalam hidup mereka, humor menjadi cara mereka untuk mengontrol perasaan mereka.

Tertawa dan membuat orang lain tertawa memberikan mereka rasa kekuatan dan kontrol yang mungkin mereka tidak rasakan di aspek lain dalam hidup mereka.

Namun, perlu diingat bahwa humor bukanlah solusi permanen untuk trauma.

Meskipun humor bisa membantu seseorang bertahan di saat-saat sulit, itu tidak dapat menghilangkan rasa sakit yang mereka rasakan atau menyembuhkan luka emosional mereka.

Proses penyembuhan yang lebih dalam, seperti berbicara dengan seorang terapis atau menemukan cara untuk mengatasi trauma dengan lebih sehat, tetap diperlukan. (mal)

Petani di Kecamatan Kanor saat memantau tanaman padinya.
Petani di Kecamatan Kanor saat memantau tanaman padinya.
Fernando Torres bersinar di Liverpool namun gagal di Chelsea.
Fernando Torres bersinar di Liverpool namun gagal di Chelsea.
Liam Delap
Liam Delap
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani