Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Humor sebagai Pengalih Perhatian - Pada Film Joker (2019)

Amalia Rizky Indah Permadani • Minggu, 8 Juni 2025 | 14:00 WIB

 

Humor menyelamatkannya sejenak, tapi trauma yang terabaikan perlahan menghancurkan segalanya.
Humor menyelamatkannya sejenak, tapi trauma yang terabaikan perlahan menghancurkan segalanya.

Trenggaleknjenggelek - Pada film Joker, kita melihat bagaimana Arthur Fleck menggunakan humor untuk mengalihkan perhatian dari kenyataan pahit yang dia hadapi.

Ketika dia merasa terpinggirkan oleh masyarakat dan dunia di sekitarnya, humor menjadi cara untuk melupakan perasaan cemas dan takut yang datang dari trauma yang belum dia atasi.

Humor, yang tampaknya bisa membuat orang lain tertawa, justru menjadi pelarian dari kenyataan yang penuh ketidakadilan.

Film ini menggambarkan dengan jelas bahwa meskipun humor bisa memberikan kelegaan sejenak, itu tidak cukup untuk menyembuhkan luka emosional yang lebih dalam.

Humor menjadi pelindung sementara, tetapi trauma yang belum diselesaikan tetap ada, dan semakin lama akan semakin menghancurkan diri seseorang.

Dalam kasus Arthur, humor yang digunakan untuk mengalihkan perhatian akhirnya mengarah pada kekerasan yang membebani hidupnya dan kehidupan orang lain. (mal)

MINA: Puncak Haji 2025 10 Dzulhijah Apa Saja Yang Dilakukan Warga Indonesia Di Arab Saudi
MINA: Puncak Haji 2025 10 Dzulhijah Apa Saja Yang Dilakukan Warga Indonesia Di Arab Saudi
INSTAGRAM MARIO LEMOS.
INSTAGRAM MARIO LEMOS.
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani