Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Stoicism dan Seni Hidup yang Sederhana

Amalia Rizky Indah Permadani • Minggu, 15 Juni 2025 | 03:30 WIB

 

Stoic mengajarkan kita untuk tidak terjebak dalam keinginan untuk memiliki lebih banyak hal atau mengejar kesenangan sementara, karena hal-hal tersebut tidak akan membawa kebahagiaan sejati.
Stoic mengajarkan kita untuk tidak terjebak dalam keinginan untuk memiliki lebih banyak hal atau mengejar kesenangan sementara, karena hal-hal tersebut tidak akan membawa kebahagiaan sejati.

Trenggaleknjenggelek - Salah satu ajaran penting dalam Stoicism adalah kehidupan yang sederhana dan tidak bergantung pada barang-barang duniawi.

Stoic mengajarkan kita untuk tidak terjebak dalam keinginan untuk memiliki lebih banyak hal atau mengejar kesenangan sementara, karena hal-hal tersebut tidak akan membawa kebahagiaan sejati.

Marcus Aurelius, dalam Meditasi, sering berbicara tentang kesederhanaan dan menghindari kehidupan yang berlebihan.

Dengan hidup sederhana, kita bisa lebih fokus pada pengembangan kebajikan dan mencapai kedamaian batin.

Stoicism mengajarkan kita bahwa kebahagiaan tidak berasal dari memiliki lebih banyak, tetapi dari rasa syukur dan kepuasan dengan apa yang kita miliki.

Hidup yang sederhana juga mengajarkan kita untuk menghargai hal-hal kecil dalam hidup dan menghindari ketergantungan pada konsumsi atau barang-barang material.

Ini membantu kita untuk menemukan kebahagiaan dalam kehidupan yang lebih seimbang dan lebih sadar. (mal)

Legenda United Edwin van der Sar yakin bahwa United harus memberi kesempatan kedua kepada pemain sayap tersebut.
Legenda United Edwin van der Sar yakin bahwa United harus memberi kesempatan kedua kepada pemain sayap tersebut.
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani
#Stoicism