Trenggaleknjenggelek - Setiap individu yang datang ke dalam hidup kita memainkan peran yang lebih besar dari sekedar kehadiran fisik.
Dalam psikologi, kita sering mendengar istilah interaksi sosial yang berperan dalam membentuk diri kita.
Kutipan yang berbunyi “ada yang lo kira jodoh, ternyata cuma jadi guru” mengingatkan kita bahwa setiap hubungan yang terjalin, meskipun tidak selalu berakhir sesuai harapan, membawa pelajaran penting.
Menurut George Herbert Mead, dalam teorinya tentang interaksi simbolik, kita mengenal diri kita melalui pandangan orang lain.
Identitas diri terbentuk melalui interaksi ini.
Baca Juga: Weekend Bukan Sekadar Libur: 7 Kebutuhan Anak yang Harus Dipenuhi Orang Tua
Begitu juga dengan hubungan yang datang ke dalam hidup kita, yang mungkin terlihat sebagai pengalaman yang merugikan, namun sebenarnya membentuk kemampuan kita untuk belajar dan berkembang.
Kehadiran orang yang kita anggap “guru” meskipun bukan pasangan hidup, atau mereka yang berperan dalam menyadarkan kita akan kekurangan diri, adalah bagian dari proses penting dalam perkembangan psikososial kita.
Begitu juga dengan orang yang kita anggap musuh, mereka terkadang membawa kita pada pemahaman yang lebih dalam tentang siapa kita sebenarnya. (mal)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani