Trenggaleknjenggelek - Meskipun waham lebih umum ditemukan pada orang dewasa, gangguan ini juga bisa terjadi pada anak-anak.
Waham pada anak-anak mungkin memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pada orang dewasa.
Misalnya, anak-anak yang mengalami delusi cenderung memiliki delusi yang lebih sederhana dan terfokus pada dunia fantasi atau imajinasi mereka, seperti percaya bahwa mereka memiliki teman dari dunia lain atau mereka bisa mengendalikan cuaca.
Di sisi lain, waham pada orang dewasa sering kali lebih kompleks dan melibatkan pemikiran yang sangat terstruktur tentang dunia luar, seperti delusi persekusi (percaya sedang diburu) atau delusi grandiose (percaya memiliki kekuatan luar biasa).
Memahami perbedaan ini penting dalam menentukan jenis perawatan yang diperlukan untuk anak-anak dan dewasa yang mengalami waham. (mal)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani