Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Delusi pada Orang Tua: Gangguan Psikotik pada Lansia

Amalia Rizky Indah Permadani • Senin, 30 Juni 2025 | 21:00 WIB

 

Waham pada lansia sering kali muncul dalam bentuk delusi persekusi, seperti merasa dicuri atau diawasi, atau delusi somatik, seperti percaya bahwa tubuh mereka sakit meskipun tidak ada bukti medis yan
Waham pada lansia sering kali muncul dalam bentuk delusi persekusi, seperti merasa dicuri atau diawasi, atau delusi somatik, seperti percaya bahwa tubuh mereka sakit meskipun tidak ada bukti medis yan

Trenggaleknjenggelek - Delusi sering kali ditemukan pada individu yang lebih tua, khususnya pada mereka yang mengalami demensia atau gangguan neurodegeneratif lainnya.

Waham pada lansia sering kali muncul dalam bentuk delusi persekusi, seperti merasa dicuri atau diawasi, atau delusi somatik, seperti percaya bahwa tubuh mereka sakit meskipun tidak ada bukti medis yang mendukung klaim tersebut.

Faktor-faktor penyebab waham pada lansia sangat bervariasi dan melibatkan perubahan kimia otak yang terkait dengan penuaan, penurunan kognitif, serta masalah penglihatan atau pendengaran.

Pada individu yang menderita demensia, perubahan pada otak dapat mengganggu kemampuan mereka untuk memproses informasi secara normal, sehingga mereka mulai mempercayai hal-hal yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Sebagai contoh, mereka mungkin merasa bahwa anggota keluarga mereka mencoba mencuri barang-barang mereka atau merasa bahwa orang lain ingin mencelakakan mereka.

Kondisi ini sering kali sangat mengganggu kesejahteraan mereka dan bisa menambah beban bagi keluarga dan pengasuh.
Baca Juga: Waham dan Pengaruh Obat-obatan

Pengobatan untuk delusi pada lansia melibatkan pendekatan yang lebih berhati-hati, terutama karena mereka mungkin sudah memiliki masalah kesehatan fisik lainnya.

Obat antipsikotik sering digunakan, tetapi harus dengan pengawasan ketat karena dapat memengaruhi kondisi fisik mereka. (mal)

 

Photo
Photo
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani