Trenggaleknjenggelek – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, umat muslim di seluruh dunia termasuk di Trenggalek bersiap untuk menunaikan ibadah kurban. Momen sakral ini menjadi ajang untuk memperkuat solidaritas sosial dengan berbagi daging kurban kepada sesama, terutama yang membutuhkan.
Namun, agar ibadah kurban sah dan diterima, memilihan hewan kurban harus memperhatikan sejumlah syarat yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
Seperti ini tips penting dalam memilih hewan kurban yang baik dan sesuai dengan ketentuan:
1. Pastikan Termasuk Hewan Ternak yang Dibolehkan
Islam hanya memperbolehkan hewan ternak tertentu untuk dijadikan kurban, yaitu unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba. Hewan tersebut harus dalam kondisi sehat dan layak secara syariat. Hewan liar atau hewan yang tidak termasuk dalam kategori ini tidak dapat dijadikan hewan kurban.
2. Perhatikan Usia Hewan Kurban
Syarat usia menjadi poin penting dalam sahnya kurban. Untuk kambing dan domba, umur minimal adalah satu tahun. Sementara sapi dan kerbau harus berusia minimal dua tahun. Cara mengecek usia hewan bisa dilakukan melalui catatan kelahiran dari peternak atau secara fisik dengan memeriksa apakah gigi susu hewan sudah tanggal, yang biasanya terjadi pada usia 12–18 bulan untuk kambing dan 22 bulan ke atas untuk sapi.
3. Hewan Tidak Cacat dan Sehat
Kondisi fisik hewan harus prima. Tanda-tanda hewan sehat antara lain aktif, memiliki nafsu makan yang baik, bulu bersih dan mengkilap, serta mata cerah. Sebaliknya, hindari hewan yang menunjukkan gejala sakit seperti lemas, diare, flu, atau bulu kusam. Hewan yang buta, pincang, sangat kurus, atau memiliki cacat permanen tidak sah untuk dijadikan kurban.
Masyarakat juga dianjurkan untuk meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari penjual, sebagai bukti bahwa hewan tersebut telah lolos pemeriksaan kesehatan dari otoritas peternakan.
4. Pilih Hewan yang Tidak Terlalu Kurus
Kondisi tubuh hewan yang terlalu kurus bisa menandakan penyakit atau masalah nutrisi. Hewan kurban yang baik idealnya bertubuh gemuk, lincah, dan memiliki nafsu makan tinggi. Hal ini tidak hanya menjamin kesehatan hewan, tetapi juga memberikan hasil daging yang maksimal saat pembagian.
5. Beli dari Penjual yang Terpercaya
Untuk memastikan semua syarat kurban terpenuhi, umat muslim disarankan membeli hewan dari penjual atau peternak yang terpercaya, memiliki riwayat pemeliharaan yang baik, dan transparan dalam menjelaskan asal-usul serta kondisi hewan.
Dengan memilih hewan kurban yang tepat, umat Islam tak hanya menjalankan ibadah sesuai tuntunan, tapi juga turut menjaga kesehatan dan keamanan dalam distribusi daging kepada masyarakat. Mari sambut Idul Adha dengan semangat berbagi dan kesadaran akan pentingnya kurban yang berkualitas.(jaz)