Trenggaleknjenggelek - Menjelang Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan berpuasa.
Puasa sunnah Tarwiyah adalah salah satu ibadah yang memiliki keutamaan besar di bulan Dzulhijjah.
Namun, sebelum menunaikannya, penting bagi kita untuk memahami niat puasa Tarwiyah dan kapan waktu pelaksanaannya.
Apa Itu Puasa Tarwiyah?
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sehari sebelum puasa Arafah (9 Dzulhijjah).
Ibadah ini termasuk dalam amalan sunnah yang dianjurkan oleh para ulama sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang Hari Raya Idul Adha.
Nama "Tarwiyah" sendiri berasal dari tradisi para jamaah haji yang mengisi persediaan air (tarwiyah) sebelum menuju Arafah.
Meskipun tidak ada dalil yang secara eksplisit mewajibkan puasa Tarwiyah, amalan ini sangat dianjurkan karena termasuk dalam rangkaian 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang disebut dalam hadis sebagai waktu paling utama untuk beramal saleh.
Baca Juga: Kisah Amer al-Qaddafi dan Kekuatan Takdir Haji: Pesawat Enggan Terbang Karena Seorang Jamaah Haji
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah
Berikut niat puasa Tarwiyah yang bisa dibaca saat malam hari atau sebelum waktu subuh:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta‘ālā.”
Membaca niat ini merupakan bagian penting dari sahnya puasa, walaupun secara hukum, niat juga cukup ditanamkan dalam hati.
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Meskipun keutamaan puasa Tarwiyah tidak disebut secara eksplisit dalam hadis shahih, banyak ulama sepakat bahwa berpuasa di hari-hari awal Dzulhijjah sangat dianjurkan.
Dalam hadis riwayat Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari)
Berikut manfaat spiritual dari berpuasa Tarwiyah:
- Membersihkan diri dan hati menjelang Idul Adha
- Meraih pahala puasa sunnah yang sangat besar
- Meneladani kebiasaan Rasulullah SAW dalam memperbanyak ibadah di awal Dzulhijjah
Kapan Waktu yang Tepat Melaksanakan Puasa Tarwiyah?
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah, yaitu dua hari sebelum Idul Adha (10 Dzulhijjah).
Jika tahun 2025 M Idul Adha jatuh pada 6 Juni 2025, maka puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2025.
Bagi yang ingin menunaikannya, sangat disarankan juga untuk melanjutkan dengan puasa Arafah pada keesokan harinya untuk mendapatkan keutamaan penghapusan dosa selama dua tahun.
Dengan memahami niat puasa Tarwiyah, kita bisa lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah di bulan Dzulhijjah.
Selain itu, puasa ini menjadi cara terbaik untuk mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Qurban dengan hati yang bersih dan penuh ketakwaan.
Jangan lupa niat sebelum subuh, dan insyaAllah, semoga Allah menerima amal ibadah kita. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom