Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Meraih Keutamaan Hari Raya Kurban: Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan di Idul Adha

Zaki Jazai • Jumat, 6 Juni 2025 | 12:05 WIB
Idul Adha 2025. Rayakan kurban, tradisi, dan kebersamaan.
Idul Adha 2025. Rayakan kurban, tradisi, dan kebersamaan.

Trenggaleknjenggelek - Idul Adha bukan sekadar hari raya, tapi momentum spiritual yang sarat makna. Ia dikenal sebagai Hari Raya Kurban, di mana kaum muslimin memperingati keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam ketaatan kepada Allah SWT.

Pada hari itu pula, ibadah haji mencapai puncaknya di tanah suci. Bagi yang tidak menunaikan haji, Idul Adha menjadi momen untuk mempersembahkan kurban dengan niat tulus dan menjalankan berbagai amalan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Pertama, mengumandangkan takbir sejak malam Idul Adha hingga akhir hari tasyrik, yaitu tanggal 13 Dzulhijjah. Takbir dapat dikumandangkan di masjid, rumah, maupun sepanjang perjalanan. Ini adalah bentuk pengagungan kepada Allah SWT yang sangat dianjurkan.

Kedua, melaksanakan shalat Idul Adha dengan penuh kekhusyukan, mendahuluinya dengan mandi, memakai pakaian terbaik, dan berangkat lebih awal. Disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu hingga selesai shalat, berbeda dengan Idul Fitri.

Ketiga, menyembelih hewan kurban setelah pelaksanaan shalat Id. Penyembelihan kurban adalah ibadah utama yang membedakan Idul Adha dari hari raya lainnya. Ia bukan sekadar ritual, tetapi cermin ketundukan dan solidaritas sosial.

Keempat, menjaga adab-adab berpakaian dan berinteraksi. Kaum laki-laki dianjurkan memakai pakaian terbaik berwarna putih jika memungkinkan, sedangkan kaum perempuan dianjurkan tampil sederhana tanpa berlebihan, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai kitab fiqih.

Kelima, memperbanyak amal kebajikan seperti berbagi daging kurban, mempererat silaturahmi, dan menghidupkan malam hari raya dengan ibadah.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah pada hari-hari ini adalah menyembelih kurban." (HR. Tirmidzi)

Dengan melaksanakan sunnah-sunnah ini, Idul Adha bukan hanya menjadi hari raya perayaan, tetapi hari raya pengorbanan, ketulusan, dan kebersamaan. Ibadah dan nilai-nilainya akan terus hidup jika dilaksanakan dengan kesadaran akan makna yang terkandung di dalamnya.(jaz) 

 

Editor : Zaki Jazai
#sunnah #spiritual #idul adha