TRENGGALEK NJENGGELEK - Suasana haru dan penuh rasa syukur terasa begitu kental di Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Jumat (13/6/2026).
Begitu anggota keluarga tercinta turun dari bus, tangis bahagia langsung pecah di antara penjemput jemaah haji Trenggalek. Kerinduan yang terpendam pun akhirnya lunas tercurahkan.
Baca Juga: Perjalanan Suci Haji Dan Umrah Menuju Ketenangan Jiwa
Bahkan tak sedikit mata penjemput lain yang berkerumun di luar pagar rumah dinas Bupati Trenggalek pun ikut berkaca-kaca.
Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Trenggalek Subhan Hamzah mengatakan, ada jemaah haji asal Trenggalek yang belum bisa pulang bersama seluruh anggota kloter 4.
Baca Juga: Tercatat di Kloter Tulungagung, Jamaah Haji Asal Trenggalek Meninggal Dunia di Makkah
Yakni satu jemaah haji bernama Samsudin yang kelelahan dan sakit. "Ada satu jemaah haji atas nama Pak Samsudin yang sakit dan pulangnya tidak bersamaan ke Trenggalek," katanya.
Samsudin, lanjut Subhan, -sapaan akrabnya menambahkan, dari informasi terakhir sudah sehat setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jeddah.
Baca Juga: Kisah Amer al-Qaddafi dan Kekuatan Takdir Haji: Pesawat Enggan Terbang Karena Seorang Jamaah Haji
Sehingga sesegera mungkin menyusul pulang ke Tanah Air. "Secara umum 357 jemaah haji Trenggalek lengkap. Meskipun ada yang ikut kloter lain," tambahnya.
Sementara itu, salah satu jemaah haji Trenggalek Jamaludin Malik mengaku jika pada musim haji ini ada sistem baru yang diterapkan Kerajaan Arab Saudi.
Baca Juga: Visa Haji Sering Terlambat, Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Jemaah
Namun dia memilih tidak mau ambil pusing asalkan tetap bisa beribadah dan menganggap itu merupakan sebuah ujian. "Jangan ambil yang mudah saja, yang sulit pun harus tetap dijalani," katanya sambil mengucap syukur bisa kembali ke Trenggalek dengan selamat.
Pria yang juga kepala MtsN 1 Trenggalek ini mengaku untuk cuaca di Arab Saudi terhitung standar. Karena suhu harian berkisar antara 39 hingga 40 derajat Celcius.
"Panasnya tidak terlalu menyengat dan standar. Alhamdulillah bisa kembali pulang ke Trenggalek dengan selamat," ujarnya. ****
Sekadar diketahui 359 jemaah haji kloter 4 asal Trenggalek berangkat pada 14 Mei lalu.
Di samping itu ada juga yang ikut kloter 45 yang di dalamnya termasuk Wabup Trenggalek Syah Muhammad Natanegara bersama istri. ****