Trenggaleknjenggelek - Puasa Tasua dan Asyura adalah dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Keutamaan puasa ini sangat besar dan dapat mendatangkan banyak manfaat spiritual bagi umat Islam.
Puasa ini tidak hanya berfungsi sebagai ibadah wajib, tetapi juga sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.
Salah satu keutamaan besar puasa Asyura adalah dapat menghapuskan dosa-dosa setahun yang lalu.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis, “Puasa pada hari Asyura akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).
Ini adalah kesempatan bagi umat Islam untuk memulai tahun baru dengan hati yang bersih, setelah menjalani puasa yang penuh berkah.
Selain itu, puasa Tasua dan Asyura juga memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan Nabi Musa AS.
Pada masa itu, Nabi Musa dan umatnya diselamatkan oleh Allah SWT dari kejaran Fir’aun, dan sebagai bentuk syukur, Nabi Musa juga berpuasa.
Oleh karena itu, puasa ini memiliki makna yang dalam dan sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Di samping itu, puasa Tasua dan Asyura juga membantu umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Melalui ibadah puasa, seseorang diajarkan untuk menahan hawa nafsu, meningkatkan kesabaran, dan memperbanyak doa dan dzikir.
Ini adalah bentuk latihan spiritual yang sangat bermanfaat bagi kehidupan seorang Muslim.
Puasa ini juga memberi kesempatan kepada umat Islam untuk merasakan penderitaan orang lain, sehingga meningkatkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan demikian, puasa Tasua dan Asyura tidak hanya memberikan manfaat spiritual pribadi, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan solidaritas antar umat Islam. (mal)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani