TRENGGALEK NJENGGELEK - Suasana Imlek 2026 di Kelenteng Hian Tiang Siang Ti, Palmerah, Jakarta Barat, terpantau tidak begitu ramai pada malam menjelang Tahun Baru Imlek. Meski demikian, sejumlah jemaat tetap datang untuk menjalankan ibadah sembahyang bersama keluarga.
Suasana Imlek 2026 di Kelenteng Hian Tiang Siang Ti mulai terlihat sejak sore hari. Beberapa jemaat hilir mudik menuju area altar untuk melakukan ritual sembahyang, membawa berbagai persembahan seperti bunga, buah, makanan, hingga minuman untuk dipersembahkan kepada leluhur dan dewa-dewi.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana Imlek 2026 berlangsung lebih tenang dibandingkan perayaan di tahun-tahun sebelumnya. Namun kekhusyukan ibadah tetap terasa di dalam kelenteng yang berada di kawasan Palmerah tersebut.
Jemaat Datang Bergelombang Sejak Sore
Sejak pukul 15.00 WIB, jemaat mulai berdatangan secara bergelombang. Meski jumlahnya tidak membludak, sekitar 10 orang tampak bergantian memasuki area altar untuk berdoa.
Prosesi sembahyang diawali dengan ritual penyucian diri, seperti mencuci tangan sebelum memasuki ruang utama kelenteng. Setelah itu, jemaat menyalakan dupa atau hi sebagai simbol doa dan permohonan kepada leluhur serta penghormatan kepada dewa-dewi.
Aroma dupa yang mengepul memenuhi ruangan, menciptakan suasana sakral menjelang pergantian tahun baru Imlek 2026. Beberapa keluarga terlihat datang bersama anak-anak mereka, memperkenalkan tradisi sembahyang malam Imlek sejak dini.
Tak sedikit pula yang membawa pakaian dan perlengkapan lain sebagai simbol persembahan bagi leluhur. Seluruh prosesi dilakukan dengan tertib dan penuh penghormatan.
Puncak Ibadah Tengah Malam
Puncak perayaan Imlek 2026 di kelenteng tersebut dijadwalkan berlangsung tepat pukul 00.00 WIB. Pada momen pergantian tahun itu, doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan syukur dan harapan untuk tahun yang lebih baik.
Pengurus Kelenteng Hian Tiang Siang Ti memastikan tempat ibadah tetap dibuka hingga malam hari sampai esok pagi. Bagi jemaat yang tidak sempat hadir pada malam pergantian tahun, kelenteng juga akan dibuka kembali sejak pagi hingga sore hari.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi umat yang ingin melaksanakan ibadah sembahyang Tahun Baru Imlek 2026.
Pengamanan Aparat Diperketat
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran ibadah, sejumlah aparat turut disiagakan di sekitar kelenteng. Sejak sore hari, petugas dari Satpol PP hingga aparat kepolisian sudah berjaga di lokasi.
Diperkirakan antara lima hingga sepuluh personel diterjunkan guna mengamankan area peribadatan. Kehadiran aparat bertujuan menjaga ketertiban serta mengantisipasi potensi gangguan selama perayaan berlangsung.
Situasi di sekitar kelenteng terpantau kondusif. Arus lalu lintas di kawasan Palmerah juga relatif lancar tanpa kemacetan berarti.
Tradisi yang Terus Dijaga
Perayaan Imlek bukan sekadar pergantian kalender lunar, tetapi juga momentum mempererat hubungan keluarga dan menjaga tradisi leluhur. Meski tidak seramai perayaan di pusat perbelanjaan atau kawasan pecinan, suasana di Kelenteng Hian Tiang Siang Ti tetap mencerminkan nilai spiritual dan kekeluargaan.
Imlek 2026 menjadi kesempatan bagi umat untuk memanjatkan doa, harapan rezeki, kesehatan, serta keselamatan sepanjang tahun. Tradisi menyalakan dupa, membawa persembahan, dan sembahyang bersama keluarga menjadi bagian penting dari ritual tahunan ini.
Di tengah suasana yang lebih tenang, perayaan tetap berjalan khidmat. Jemaat yang hadir tampak fokus berdoa dan bersyukur atas perjalanan setahun terakhir.
Dengan pengamanan yang terjaga dan jadwal ibadah yang fleksibel, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Imlek 2026 di Kelenteng Hian Tiang Siang Ti dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.
Editor : Axsha Zazhika