10 Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan: Dari Pengampunan Dosa hingga Pahala Semalam Penuh

Ichaa Melinda Putri • Dipublikasikan Rabu, 18 Februari 2026 | 16:36 WIB
10 Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan: Dari Pengampunan Dosa hingga Pahala Semalam Penuh
10 Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan: Dari Pengampunan Dosa hingga Pahala Semalam Penuh

TRENGGALEK NJENGGELEK-Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling dinantikan umat Islam saat bulan suci Ramadan. Meski hukumnya tidak wajib, keutamaan salat Tarawih begitu besar dan disebut mampu menghadirkan pahala berlipat ganda bagi yang mengerjakannya dengan penuh keikhlasan.

Dalam berbagai kajian keislaman, termasuk yang disampaikan kanal dakwah Islam Istimewa Official, dijelaskan bahwa salat Tarawih bukan sekadar ibadah malam biasa. Keutamaan salat Tarawih mencakup pengampunan dosa, keberkahan hidup, hingga manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Salat Tarawih umumnya dilaksanakan setelah salat Isya, diawali dengan ba’diyah Isya, kemudian Tarawih berjamaah dan ditutup dengan Witir. Meski sering dikerjakan 11 atau 23 rakaat, jumlahnya bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Yang terpenting adalah kekhusyukan dalam menjalankannya.

Diampuni Dosa-Dosa Terdahulu

Keutamaan salat Tarawih yang pertama adalah diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa ibadah di bulan Ramadan dapat menjadi sebab pengampunan dosa, terutama jika dilakukan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah SWT.

Momentum Ramadan memang dikenal sebagai bulan penuh ampunan. Pintu rahmat dan magfirah dibuka selebar-lebarnya, termasuk melalui ibadah malam seperti Tarawih.

Memakmurkan Masjid dan Raih Pahala Berjamaah

Salat Tarawih identik dengan pelaksanaan berjamaah di masjid. Selain mempererat ukhuwah, kebiasaan ini menjadi bagian dari memakmurkan rumah Allah SWT. Masjid menjadi lebih hidup, penuh lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa umat.

Keutamaan salat Tarawih secara berjamaah juga disebutkan dalam hadis riwayat Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i. Disebutkan bahwa siapa yang melaksanakan qiyamul lail bersama imam hingga selesai, maka akan dicatat baginya pahala seperti salat semalam penuh.

Keutamaan ini menjadi motivasi tersendiri bagi umat Islam untuk istiqamah mengikuti rangkaian Tarawih hingga Witir.

Melapangkan Rezeki dan Menjaga Silaturahmi

Selain pahala ibadah, keutamaan salat Tarawih juga berkaitan dengan kelapangan rezeki. Aktivitas berjamaah membuka ruang silaturahmi antarjamaah. Dalam hadis riwayat Bukhari dijelaskan bahwa menyambung silaturahmi menjadi sebab dilapangkannya rezeki dan dipanjangkan umur.

Interaksi di masjid saat Ramadan kerap melahirkan kebersamaan, solidaritas, bahkan peluang kebaikan lainnya yang berdampak luas bagi kehidupan sosial.

Menutupi Kekurangan Ibadah Wajib

Salat sunnah, termasuk Tarawih, berfungsi menyempurnakan kekurangan dalam salat fardhu. Dalam hadis riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah RA dijelaskan bahwa amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah salat. Jika terdapat kekurangan pada salat wajib, maka salat sunnah akan menjadi pelengkapnya.

Artinya, keutamaan salat Tarawih bukan hanya pada pahala tambahan, tetapi juga sebagai penyempurna kualitas ibadah wajib seorang muslim.

Meraih Keberkahan Ramadan

Ramadan dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Salat Tarawih yang dikerjakan secara rutin menambah suasana spiritual yang khusyuk dan penuh kebahagiaan. Keberkahan ini tidak hanya dirasakan secara batin, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Banyak umat Islam merasakan peningkatan semangat ibadah, kedisiplinan waktu, hingga energi positif sepanjang bulan Ramadan karena konsisten menjalankan Tarawih.

Pahala Seperti Salat Semalam Suntuk

Keutamaan salat Tarawih berikutnya adalah pahala seperti salat satu malam penuh. Hadis riwayat Ahmad dan lainnya menegaskan bahwa siapa yang mengikuti imam sampai selesai, akan dicatat baginya pahala qiyam satu malam penuh.

Keutamaan ini menunjukkan betapa besar ganjaran ibadah Tarawih, meski dikerjakan dalam waktu relatif singkat dibandingkan salat malam sepanjang malam.

Meningkatkan Kesehatan Mental dan Fisik

Tidak hanya berdimensi spiritual, keutamaan salat Tarawih juga menyentuh aspek kesehatan. Secara mental, ibadah ini membantu menenangkan pikiran, mengurangi kecemasan, dan menghadirkan rasa damai.

Secara fisik, gerakan salat seperti berdiri, rukuk, sujud, dan duduk di antara dua sujud memberikan efek seperti olahraga ringan. Jika dilakukan rutin selama Ramadan, gerakan ini membantu menjaga kebugaran tubuh.

Sarana Menambah Ilmu

Di banyak masjid, pelaksanaan Tarawih diselingi dengan tausiyah singkat. Momentum ini menjadi sarana menambah wawasan keislaman secara praktis dan mudah dipahami.

Ceramah singkat sebelum atau sesudah Tarawih membantu jamaah memahami nilai-nilai Ramadan, fiqih puasa, hingga motivasi meningkatkan kualitas ibadah.

Dengan berbagai keutamaan salat Tarawih tersebut, Ramadan menjadi momen istimewa untuk memperbaiki diri. Ibadah malam ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan emas untuk meraih ampunan, pahala, dan keberkahan hidup.

Editor : Ichaa Melinda Putri
Sumber : Islam Istimewa Official, youtube
Pahala Ramadan bulan ramadan ibadah sunnah salat tarawih keutamaan salat tarawih