Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan: Diampuni Dosa hingga Pahala Semalam Suntuk

Ichaa Melinda Putri • Rabu, 18 Februari 2026 | 17:02 WIB
Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan: Diampuni Dosa hingga Pahala Semalam Suntuk
Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan: Diampuni Dosa hingga Pahala Semalam Suntuk

TRENGGALEK NJENGGELEK-Keutamaan salat Tarawih di bulan Ramadan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk menghidupkan malam dengan ibadah. Salat Tarawih bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari qiyamullail yang dimudahkan agar setiap muslim minimal setahun sekali merasakan nikmatnya salat malam.

Secara bahasa, Tarawih berarti “istirahat”. Disebut demikian karena dalam pelaksanaannya terdapat jeda di antara rakaat. Namun hakikatnya, Tarawih adalah salat malam yang dimajukan setelah Isya selama bulan Ramadan.

Keutamaan salat Tarawih di bulan Ramadan juga disebut sebagai sarana latihan spiritual. Ramadan menjadi masa training agar umat Islam terbiasa bangun malam dan memperbanyak ibadah, sehingga setelah Ramadan pun lebih mudah menjaga kebiasaan qiyamullail.

Salat Malam Paling Afdal Setelah Salat Wajib

Dalam hadis sahih, Rasulullah SAW bersabda bahwa salat yang paling utama setelah salat lima waktu adalah salat malam. Tarawih, qiyam Ramadan, tahajud—semuanya termasuk dalam kategori salat malam tersebut.

Karena itu, umat Islam dianjurkan tidak menyia-nyiakan kesempatan Ramadan, terutama di negara mayoritas muslim yang akses ke masjid sangat mudah dan suasana ibadah begitu hidup.

Pahala Semalam Suntuk Jika Bersama Imam

Salah satu keutamaan salat Tarawih di bulan Ramadan adalah pahala seperti salat semalam suntuk. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa salat bersama imam sampai imam selesai, maka dicatat baginya pahala seperti salat semalam penuh.”

Artinya, meski Tarawih hanya berlangsung sekitar satu hingga dua jam, pahalanya bisa setara dengan ibadah sepanjang malam. Syaratnya, jamaah mengikuti imam hingga Witir terakhir dan tidak meninggalkan salat sebelumBaca Juga: Sejarah dan Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan: Dari Sunah Rasulullah hingga Pahala Semalam Penuh

Anjuran ini menjadi motivasi agar jamaah tetap istiqamah dan tidak terburu-buru pulang.

Dua Syarat Agar Diampuni Dosa

Keutamaan salat Tarawih di bulan Ramadan juga berkaitan dengan pengampunan dosa. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan:

“Barang siapa mendirikan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Dua syarat utama disebutkan, yakni iman dan ihtisab (mengharap pahala). Artinya, salat Tarawih dilakukan karena keyakinan bahwa itu perintah Allah SWT dan murni berharap ridha-Nya, bukan sekadar ikut-ikutan atau karena tekanan lingkungan.

Jika syarat ini terpenuhi, dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni oleh Allah SWT.

Ramadan, Momentum Meningkatkan Skill Spiritual

Ramadan disebut sebagai bulan peningkatan kualitas iman. Siang hari diisi dengan puasa, malam hari dihidupkan dengan Tarawih dan doa.

Keutamaan salat Tarawih di bulan Ramadan bukan hanya soal pahala, tetapi juga pembentukan karakter spiritual. Konsistensi bangun malam, memperbanyak sujud, dan membaca Al-Qur’an akan membentuk kebiasaan baik yang bisa berlanjut setelah Ramadan berakhir.

Umat Islam juga diingatkan untuk memaksimalkan ibadah dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan, bukan sekadar formalitas.

Sunah Saat Berbuka Puasa

Selain menghidupkan malam dengan Tarawih, umat Islam juga dianjurkan menjaga sunah saat berbuka puasa. Rasulullah SAW menganjurkan membaca basmalah, menggunakan tangan kanan, serta berbuka dengan kurma basah (rutab). Jika tidak ada, bisa dengan kurma kering, dan jika tidak tersedia juga, cukup dengan air putih.

Setelah berbuka, dianjurkan membaca doa: “Dzahabaz zhamau wabtallatil ‘uruq wa tsabatal ajru insya Allah” yang berarti telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.

Momentum Ramadan adalah kesempatan emas yang datang hanya sekali setahun. Dengan memahami keutamaan salat Tarawih di bulan Ramadan, umat Islam diharapkan semakin semangat menghidupkan malam, meraih ampunan dosa, serta berharap balasan surga di akhirat kelak.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#Qiyamullail #sunah berbuka puasa #pahala semalam suntuk #tarawih ramadan #keutamaan salat tarawih