Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Shalat Tarawih di Rumah atau Masjid? Ini Hukum dan Keutamaan Shalat Tarawih Menurut Hadis Shahih

Ichaa Melinda Putri • Rabu, 18 Februari 2026 | 17:20 WIB
Shalat Tarawih di Rumah atau Masjid? Ini Hukum dan Keutamaan Shalat Tarawih Menurut Hadis Shahih
Shalat Tarawih di Rumah atau Masjid? Ini Hukum dan Keutamaan Shalat Tarawih Menurut Hadis Shahih

TRENGGALEK NJENGGELEK-Shalat Tarawih di rumah atau masjid kerap menjadi pertanyaan umat Islam setiap memasuki Ramadan. Banyak yang mengira ibadah ini harus selalu dilakukan berjamaah di masjid, padahal hukum dan keutamaan shalat Tarawih di rumah juga memiliki dasar kuat dalam hadis shahih.

Shalat Tarawih di rumah atau masjid pada dasarnya sama-sama diperbolehkan. Dalam sebuah kajian yang beredar di YouTube, dijelaskan bahwa yang terpenting adalah pelaksanaannya dilakukan setelah salat Isya dengan niat karena Allah SWT, bukan semata mengikuti kebiasaan atau tekanan sosial.

Shalat Tarawih di rumah atau masjid termasuk dalam kategori qiyam Ramadan, yaitu ibadah malam yang dijanjikan ampunan dosa. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa berdiri (beribadah) di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Pengertian dan Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Secara istilah, Tarawih berarti istirahat. Salat ini dikerjakan dua rakaat salam, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW bahwa salat malam itu dilakukan dua rakaat-dua rakaat.

Minimal rakaat Tarawih adalah dua rakaat, sedangkan maksimalnya tidak dibatasi. Dalam sejarahnya, pernah ada masa di Madinah jumlah rakaat Tarawih mencapai 36 rakaat. Karena itu, perbedaan jumlah 8, 11, 20, atau 23 rakaat tidak perlu diperdebatkan.

Pelaksanaan Tarawih yang sah adalah setelah salat Isya. Jika dikerjakan sebelum Isya, maka tidak dihitung sebagai Tarawih.

Bolehkah Shalat Tarawih di Rumah?

Pertanyaan penting yang sering muncul adalah apakah shalat Tarawih boleh dilakukan di rumah? Jawabannya, boleh. Bahkan dalam kondisi tertentu dianjurkan.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan, “Sebaik-baik salat seseorang adalah yang dilakukan di rumahnya, kecuali salat wajib.”

Hadis ini menunjukkan bahwa salat sunnah, termasuk Tarawih, memiliki keutamaan jika dilakukan di rumah. Rasulullah SAW juga bersabda agar rumah tidak dijadikan seperti kuburan, yakni tidak pernah digunakan untuk salat.

Artinya, memakmurkan rumah dengan ibadah sunnah menjadi bagian dari anjuran syariat.

Kondisi yang Membolehkan Tarawih di Rumah

Shalat Tarawih di rumah atau masjid bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Bagi yang tinggal di daerah terpencil dan sulit menemukan masjid, Tarawih di rumah menjadi solusi yang sah.

Begitu pula bagi pekerja yang pulang larut malam atau tinggal di negara minoritas muslim seperti Australia dan sBaca Juga: Keutamaan Salat Tarawih Malam 1–30 Ramadan, Dari Pengampunan Dosa hingga Jaminan Surga

Jika memungkinkan, Tarawih di rumah juga bisa dilakukan berjamaah bersama keluarga. Namun jika harus sendiri, tetap sah dan tidak mengurangi nilai ibadahnya.

Yang terpenting adalah niat untuk menghidupkan malam Ramadan dan mengharapkan ampunan Allah SWT.

Keutamaan Qiyam Ramadan

Shalat Tarawih di rumah atau masjid tetap masuk dalam kategori qiyam Ramadan. Hadis Nabi menegaskan bahwa siapa yang melaksanakan qiyam Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Keutamaan ini menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk tidak melewatkan salat malam selama Ramadan. Baik dilakukan berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, keduanya memiliki landasan syar’i yang kuat.

Karena itu, perdebatan soal lokasi atau jumlah rakaat tidak seharusnya menjadi penghalang untuk beribadah. Yang lebih penting adalah kekhusyukan, keikhlasan, dan konsistensi selama bulan suci.

Ramadan adalah momentum tahunan untuk memperbaiki kualitas ibadah. Jika tidak memungkinkan ke masjid, maka rumah bisa menjadi tempat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui salat Tarawih.

Dengan memahami hukum dan keutamaan shalat Tarawih di rumah atau masjid, umat Islam diharapkan tidak lagi ragu dalam menjalankannya sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#tarawih di rumah #Qiyam Ramadan #salat malam #shalat tarawih #hukum tarawih di rumah