Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Manfaat Puasa Ramadan bagi Kesehatan Terungkap: Bukan Cuma Turun Berat Badan, Tubuh Lakukan “Pembersihan Total”

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Kamis, 19 Februari 2026 | 15:20 WIB

Manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan ternyata sangat besar. Dari autofagi, imunitas, hingga menurunkan stres, tubuh lakukan pembersihan alami. Pinterest
Manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan ternyata sangat besar. Dari autofagi, imunitas, hingga menurunkan stres, tubuh lakukan pembersihan alami. Pinterest

Trenggalek Jenggelek - Manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan kembali menjadi topik menarik setelah dibahas dalam sebuah kajian yang ramai ditonton di YouTube. Dalam pemaparan tersebut dijelaskan bahwa puasa bukan hanya kewajiban dalam rukun Islam, tetapi juga “perangkat” luar biasa yang disiapkan Allah SWT untuk menjaga dan memperbaiki kesehatan tubuh manusia secara menyeluruh.

Selama ini, manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan sering disederhanakan hanya sebatas penurunan berat badan. Padahal, yang terjadi di dalam tubuh jauh lebih dahsyat. Saat seseorang berpuasa, berbagai sistem dalam tubuh bekerja secara alami untuk memperbaiki diri, menurunkan risiko penyakit, sekaligus meningkatkan kualitas fisik dan mental.

Kajian ini menegaskan bahwa puasa adalah bentuk syariat yang sejalan dengan fitrah tubuh manusia. Allah tidak hanya memerintahkan puasa sebagai ibadah spiritual, tetapi juga sebagai sarana menjaga keseimbangan dan kesehatan jasmani.

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar

Pemateri menekankan bahwa puasa bukan hanya soal tidak makan dan minum dari subuh hingga maghrib. Saat tubuh tidak menerima asupan makanan, terjadi perubahan besar dalam sistem metabolisme.

Beberapa dampak awal yang langsung terasa adalah turunnya kadar gula darah dan tekanan darah. Selain itu, tubuh mulai memproduksi lebih banyak antioksidan yang berfungsi menekan peradangan. Sistem imun pun menjadi lebih kuat, pembakaran lemak meningkat, otak terlindungi, dan tingkat stres berkurang secara signifikan.

Inilah alasan mengapa manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan disebut sangat komprehensif, karena mencakup hampir seluruh sistem penting dalam tubuh.

Autofagi, Proses Alami “Membersihkan” Tubuh

Salah satu proses paling penting yang dibahas adalah autofagi. Autofagi adalah mekanisme alami di mana sel-sel tubuh memakan dan menghancurkan sel-sel yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik.

Proses ini hanya bisa aktif ketika tubuh berada dalam kondisi lapar, seperti saat berpuasa. Autofagi membantu membersihkan patogen, memperbaiki sel-sel lemak, mengurai plak di pembuluh darah, serta memperbarui sel-sel usus. Bahkan, elastisitas kulit pun ikut membaik karena proses ini.

Pemateri mengaitkan hal ini dengan firman Allah dalam Surah Al-Baqarah tentang puasa, yang menegaskan bahwa puasa itu lebih baik bagi manusia jika mereka mengetahuinya. Pesan ini seolah menunjukkan bahwa manfaat puasa baru benar-benar terasa ketika manusia memahami hikmahnya.

Tubuh Butuh “Istirahat” dari Makan

Dalam kajian tersebut juga disampaikan pandangan ulama tentang bahaya terlalu banyak makan. Disebutkan bahwa salah satu penyebab turunnya kualitas iman adalah kekenyangan, sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Qayyim.

Tanpa adanya syariat puasa Ramadan, manusia bisa makan tanpa henti sepanjang tahun. Padahal, tubuh membutuhkan jeda untuk beristirahat dan melakukan perbaikan internal. Puasa menjadi momen “rehat” bagi tubuh agar tidak terus bekerja tanpa henti.

Dengan berpuasa, tubuh diberi kesempatan untuk membersihkan diri secara alami, sesuatu yang sulit terjadi jika pola makan terus berlebihan.

Manfaat Maksimal, Asal Buka dan Sahur Benar

Meski puasa memiliki banyak manfaat, pemateri mengingatkan bahwa hasilnya sangat bergantung pada cara berbuka dan sahur. Jika saat berbuka seseorang langsung mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak secara berlebihan, maka manfaat kesehatan puasa bisa berkurang drastis.

Puasa seharusnya menjadi momen membangun pola makan yang lebih seimbang. Asupan yang tepat saat sahur dan berbuka akan membantu tubuh menjalankan proses pemulihan dengan optimal, termasuk autofagi dan pembakaran lemak yang sehat.

Puasa sebagai Perangkat Ilahi

Kajian ini menyimpulkan bahwa puasa adalah “perangkat” luar biasa yang Allah siapkan untuk manusia. Di dalam tubuh, terdapat sistem pertahanan dan perbaikan yang bekerja layaknya tentara Allah, siap melindungi dan memperbaiki kapan pun diberi kesempatan.

Melalui puasa Ramadan, kesempatan itu dibuka lebar. Tubuh, jiwa, dan pikiran diberi ruang untuk kembali seimbang. Inilah bukti bahwa manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan tidak hanya bersifat teori, tetapi nyata dan bisa dirasakan oleh siapa saja yang menjalankannya dengan benar.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#manfaat puasa bagi kesehatan #hikmah berpuasa #puasa dalam Islam