Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Ziarah Tak Pernah Sepi, Wisata Religi Makam Sunan Giri di Gresik Jadi Magnet Ribuan Peziarah dari Berbagai Daerah

Maylanni Diana Fitri • Senin, 18 Mei 2026 | 21:48 WIB
Wisata religi Makam Sunan Giri di Gresik ramai peziarah, jadi destinasi spiritual Wali Songo yang penuh sejarah dan makna.(Pinterest)
Wisata religi Makam Sunan Giri di Gresik ramai peziarah, jadi destinasi spiritual Wali Songo yang penuh sejarah dan makna.(Pinterest)

Trenggalek Njenggelek – Makam Sunan Giri yang berada di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan sebagai salah satu destinasi wisata religi Makam Sunan Giri yang selalu ramai dikunjungi peziarah. Setiap hari, lokasi ini dipadati pengunjung dari berbagai daerah yang datang untuk berziarah sekaligus mengenang salah satu tokoh penting Wali Songo.

Wisata religi Makam Sunan Giri dikenal bukan hanya sebagai tempat ziarah, tetapi juga sebagai destinasi spiritual yang memiliki nilai sejarah tinggi. Untuk mencapai area makam, pengunjung harus menempuh perjalanan menanjak sekitar 200 meter dari area bawah hingga ke kompleks utama makam. Medan yang cukup menguras tenaga ini justru menjadi bagian dari pengalaman religius yang dirasakan para peziarah.

Bagi rombongan besar seperti pengguna bus, akses kendaraan tidak bisa langsung menuju area makam. Mereka harus memarkir kendaraan di lokasi khusus yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari titik utama. Dari sana, pengunjung melanjutkan perjalanan menggunakan jasa ojek lokal yang sudah tersedia dan menjadi mata pencaharian warga sekitar kawasan wisata religi tersebut.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Gadget Terbaru 2026, HP Canggih dengan AI Pintar dan Baterai Jumbo

Akses Menuju Kawasan Wisata Religi Makam Sunan Giri

Kawasan Makam Sunan Giri berada di area perbukitan yang memberikan suasana sejuk dan tenang. Meski aksesnya menanjak, hal tersebut tidak menyurutkan niat para peziarah untuk datang. Setiap akhir pekan, bahkan pada hari-hari biasa, lokasi ini tetap ramai dikunjungi.

Sepanjang perjalanan menuju makam, pengunjung akan melewati jalur yang dipenuhi aktivitas ekonomi warga. Para pedagang makanan, minuman, hingga oleh-oleh khas lokal berjajar di sepanjang jalan, menambah hidup suasana kawasan wisata religi tersebut.

Sejarah Singkat Sunan Giri

Sunan Giri merupakan salah satu tokoh besar dalam Wali Songo yang memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Beliau lahir pada tahun 1442 dan wafat pada tahun 1506 dalam usia sekitar 63 tahun.

Nama asli Sunan Giri adalah Muhammad Ainul Yaqin, putra dari Maulana Ishaq. Ia lahir di wilayah Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. Perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati dalam sejarah Islam di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

Baca Juga: Realme C71 Segera Masuk Indonesia, HP Rp1 Jutaan dengan Baterai 6300 mAh dan Body Tahan Banting

Tradisi Ziarah dan Kepadatan Pengunjung

Setiap hari, ribuan orang datang untuk berziarah ke makam Sunan Giri. Tingginya jumlah pengunjung membuat antrean tidak bisa dihindari, terutama saat memasuki area utama makam yang memiliki akses pintu cukup sempit.

Para peziarah diwajibkan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, salah satunya adalah melepas alas kaki sebelum memasuki area makam. Sandal atau sepatu tetap harus dibawa dan ditenteng, kemudian disimpan di area yang telah disediakan di dalam kompleks makam.

Meski harus antre dan menaiki jalur yang cukup menanjak, para peziarah tetap datang dengan penuh kekhusyukan. Banyak di antara mereka yang datang untuk berdoa, mengenang sejarah, hingga mencari ketenangan batin.

Aktivitas Ekonomi di Sekitar Makam

Kawasan wisata religi Makam Sunan Giri juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Banyak warga yang membuka usaha seperti warung makan, pedagang oleh-oleh, hingga jasa ojek yang melayani rute parkir ke area makam.

Setiap hari, ribuan pengunjung yang datang tidak hanya membawa nilai spiritual, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Hal ini menjadikan kawasan makam tidak hanya penting secara religius, tetapi juga secara sosial dan ekonomi.

Dengan segala nilai sejarah, spiritual, dan aktivitas masyarakat di sekitarnya, wisata religi Makam Sunan Giri tetap menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur yang tidak pernah sepi pengunjung.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#ziarah Gresik #Kebomas Trenggalek Njenggelek #wisata religi #makam sunan giri #wali songo