Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Masjid Al-Qurdi Brebes Berdiri Sejak 1917, Jadi Saksi Pondok Pesantren yang Dibakar Belanda

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB
Masjid Al-Qurdi Brebes berdiri sejak 1917 dan menjadi saksi sejarah pondok pesantren yang pernah dibakar Belanda.(Gemini AI)
Masjid Al-Qurdi Brebes berdiri sejak 1917 dan menjadi saksi sejarah pondok pesantren yang pernah dibakar Belanda.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Masjid Al-Qurdi menjadi salah satu masjid bersejarah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang masih berdiri kokoh hingga kini. Masjid yang didirikan pada 1917 itu menjadi saksi perjalanan pendidikan Islam sekaligus perjuangan masyarakat melawan penjajahan Belanda.

Masjid Al-Qurdi berada di Desa Karang Malang, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Bangunan tua tersebut didirikan oleh KH Jazul Malawi atau yang dikenal masyarakat sebagai Kiai Kurdi.

Hingga saat ini, masjid tersebut tetap ramai digunakan masyarakat untuk beribadah dan menjadi pusat kegiatan Pondok Pesantren At-Taqwa yang memiliki banyak santri aktif.

Baca Juga: Potensi PAD Bocor Akibat Reklame Liar

Masjid Al-Qurdi Jadi Bukti Kejayaan Pondok Pesantren Amik

Keberadaan Masjid Al-Qurdi tidak bisa dipisahkan dari sejarah berdirinya pondok pesantren tua bernama Asrama Madrasah Islam Karang Malang atau Amik.

Pesantren tersebut berkembang pesat pada masa pemerintahan Raden Mas Martana yang menjabat sebagai Bupati Brebes sekitar tahun 1909 hingga 1920.

Dalam kurun waktu empat tahun, Pondok Pesantren Amik disebut berhasil menarik ribuan santri dari berbagai daerah. Pesatnya perkembangan pesantren membuat pemerintah kolonial Belanda merasa khawatir terhadap pengaruh dan kekuatan yang tumbuh dari lingkungan pendidikan Islam tersebut.

Pondok Amik kemudian dianggap sebagai pusat pergerakan rakyat dan penggalangan kekuatan umat. Kekhawatiran itulah yang akhirnya membuat penjajah Belanda membakar habis kompleks pondok pesantren tersebut.

Meski bangunan pesantren musnah akibat pembakaran, Masjid Al-Qurdi berhasil diselamatkan oleh para santri dan warga sekitar yang mempertahankannya.

Baca Juga: Longsor Susulan Mengancam KM 16, Kondisi Tebing Belum Stabil Terapkan Sistem Buka Tutup

Pondok At-Taqwa Lahir Setelah Pesantren Lama Dibakar

Setelah peristiwa pembakaran, KH Jazuli memindahkan aktivitas pesantren ke lokasi lain yang masih berada di Desa Karang Malang. Di tempat baru itu, pesantren kemudian berganti nama menjadi Pondok Pesantren At-Taqwa.

Pesantren tersebut terus berkembang hingga sekarang dan kepemimpinannya diwariskan secara turun-temurun kepada keluarga serta keturunan KH Jazuli.

Masjid Al-Qurdi pun tetap dipertahankan sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat sekitar. Hingga lebih dari satu abad berdiri, bangunan masjid masih menjadi simbol perjuangan pendidikan Islam di wilayah Brebes.

Pada bulan Ramadan, suasana masjid semakin ramai karena menjadi tempat berkumpul masyarakat untuk beribadah, mengaji, hingga menjalankan tradisi keislaman yang diwariskan para pendahulu.

Baca Juga: Terminal Surondakan Jalani Perbaikan Fasilitas

Jadi Warisan Sejarah Islam di Brebes

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Al-Qurdi kini juga dianggap sebagai warisan sejarah dan budaya Islam di Brebes.

Masjid tersebut menjadi simbol keteguhan masyarakat Karang Malang dalam mempertahankan pendidikan agama dan nilai keislaman di tengah tekanan penjajahan kolonial Belanda pada masa lalu.

Bangunan bersejarah itu juga mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga warisan perjuangan ulama dan santri dalam menyebarkan pendidikan Islam di Nusantara.

Dengan usia yang telah melampaui 100 tahun, Masjid Al-Qurdi dan Pondok Pesantren At-Taqwa masih terus menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Islam di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Brebes.

Keberadaan masjid ini sekaligus menjadi bukti bahwa perjuangan dakwah dan pendidikan Islam tetap mampu bertahan meski menghadapi tekanan penjajahan pada masa lampau.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Masjid Al-Qurdi Brebes #Pondok Pesantren At-Taqwa #sejarah Islam Brebes #masjid bersejarah Jawa Tengah #pesantren dibakar Belanda