Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Masjid Quba, Masjid Pertama dalam Islam yang Jadi Simbol Awal Hijrah Rasulullah

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:48 WIB
Sejarah Masjid Quba, masjid pertama dalam Islam yang dibangun Rasulullah SAW saat hijrah dan punya pahala salat setara umrah.(Gemini AI)
Sejarah Masjid Quba, masjid pertama dalam Islam yang dibangun Rasulullah SAW saat hijrah dan punya pahala salat setara umrah.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Masjid Quba menjadi masjid pertama dalam sejarah Islam yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW saat perjalanan hijrah dari Makkah menuju Madinah pada tahun 622 Masehi. Masjid sederhana yang berdiri di pinggiran Madinah itu kini dikenal sebagai simbol awal lahirnya peradaban Islam.

Masjid Quba tidak hanya menjadi tempat ibadah pertama umat Islam, tetapi juga saksi perjuangan hijrah Rasulullah SAW bersama para sahabat. Dari lokasi inilah fondasi persaudaraan dan dakwah Islam mulai dibangun secara terbuka.

Hingga saat ini, Masjid Quba menjadi salah satu destinasi wisata religi paling ramai dikunjungi jemaah umrah dan haji yang datang ke Madinah.

Baca Juga: Rekomendasi HP Ex Flagship 3 Jutaan 2026, iPhone 12 hingga Samsung Galaxy S21 Masih Gahar Buat Gaming

Dibangun Rasulullah SAW Saat Singgah di Desa Quba

Sejarah Masjid Quba bermula ketika Rasulullah SAW meninggalkan Kota Makkah akibat tekanan kaum Quraisy. Dalam perjalanan hijrah menuju Madinah, Rasulullah bersama para sahabat singgah di sebuah desa kecil bernama Quba.

Sesampainya di tempat tersebut, Rasulullah SAW tidak langsung beristirahat. Beliau justru memilih sebidang lahan milik keluarga Amr bin Auf untuk membangun sebuah masjid sebagai pusat ibadah umat Islam.

Pembangunan Masjid Quba dilakukan secara gotong royong bersama para sahabat. Rasulullah SAW bahkan disebut ikut mengangkat batu dan menyusun pondasi bangunan dengan tangannya sendiri.

Bangunan awal Masjid Quba sangat sederhana. Dindingnya terbuat dari batu dan tanah liat, sedangkan atapnya menggunakan pelepah kurma. Meski tanpa kemewahan, masjid itu menjadi simbol besar lahirnya komunitas Islam yang kuat di Madinah.

Masjid Quba kemudian dikenal sebagai masjid pertama yang dibangun dalam Islam. Tempat itu juga menjadi titik awal berkembangnya tradisi membangun masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan persatuan umat Muslim.

Baca Juga: Rekomendasi HP 3 Jutaan Terbaik 2026, Samsung Galaxy A17 hingga Redmi Note 15 Jadi Pilihan Paling Worth It

Punya Keutamaan dengan Pahala Setara Umrah

Masjid Quba memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena disebut dibangun atas dasar ketakwaan. Dalam Surah At-Taubah ayat 108, Allah SWT menjelaskan tentang masjid yang didirikan sejak awal dengan landasan takwa.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan salat di Masjid Quba melalui sebuah hadis terkenal. Nabi bersabda bahwa orang yang bersuci di rumah lalu datang ke Masjid Quba dan melaksanakan salat dua rakaat akan memperoleh pahala seperti umrah.

Keutamaan itu membuat Masjid Quba selalu ramai dikunjungi jemaah dari berbagai negara setiap musim haji dan umrah.

Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW juga rutin mengunjungi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan berjalan kaki dari Madinah. Kebiasaan tersebut kemudian menjadi sunah yang banyak diteladani umat Islam hingga sekarang.

Masjid Quba tidak hanya dipandang sebagai bangunan bersejarah, tetapi juga simbol hijrah, perjuangan, dan awal perubahan besar dalam perjalanan dakwah Islam.

Baca Juga: Rekomendasi HP Flagship Bekas 3 Jutaan 2026, iPhone 14 hingga Vivo X70 Pro Masih Layak Buat Gaming dan Konten

Kini Berdiri Megah dan Jadi Wisata Religi Favorit

Seiring perkembangan zaman, Masjid Quba mengalami berbagai renovasi dan perluasan oleh para khalifah hingga pemerintah Arab Saudi. Kini masjid tersebut berdiri megah dengan kubah putih besar, empat menara, dan halaman luas yang mampu menampung ribuan jemaah.

Meski telah berubah secara fisik, nilai sejarah dan spiritual Masjid Quba tetap dipertahankan. Banyak jemaah datang untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun pondasi awal Islam dari tempat yang sederhana.

Kawasan sekitar Masjid Quba juga berkembang menjadi pusat wisata religi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti pasar kurma, toko suvenir, dan area kuliner khas Timur Tengah.

Masjid Quba menjadi bukti bahwa kejayaan Islam dimulai dari kesederhanaan, ketakwaan, dan semangat persaudaraan umat.

Hingga kini, masjid tersebut tetap menjadi simbol perjalanan hijrah Rasulullah SAW dan saksi awal berkembangnya cahaya Islam di Madinah.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Sejarah Masjid Quba #masjid pertama dalam Islam #Masjid Quba #Masjid Quba Madinah #hijrah Rasulullah