Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Terungkap! Fakta Sebenarnya Masjid Tiban Malang, Bukan Dibangun Jin Tapi Karya Santri Sejak 1963

Axsha Zazhika • Selasa, 26 Mei 2026 | 17:32 WIB
Terungkap! Fakta Sebenarnya Masjid Tiban Malang, Bukan Dibangun Jin Tapi Karya Santri Sejak 1963 (Pinterest)
Terungkap! Fakta Sebenarnya Masjid Tiban Malang, Bukan Dibangun Jin Tapi Karya Santri Sejak 1963 (Pinterest)

 

MALANG - Masjid Tiban Malang yang selama ini viral disebut dibangun oleh jin ternyata memiliki fakta berbeda. Bangunan megah di Kabupaten Malang, Jawa Timur ini terbukti merupakan hasil karya para santri dan warga pesantren sejak tahun 1963, bukan muncul secara tiba-tiba seperti yang beredar di masyarakat.

Masjid Tiban Malang kerap menjadi perbincangan karena kemegahannya yang tidak biasa dan lokasinya yang berada di tengah permukiman. Isu yang menyebut Masjid Tiban Malang dibangun dalam semalam oleh makhluk gaib pun sempat viral, memicu rasa penasaran publik.

Namun, pengurus pondok pesantren menegaskan bahwa cerita tersebut tidak benar. Fakta sejarah menunjukkan bahwa pembangunan masjid dilakukan secara bertahap selama puluhan tahun dengan melibatkan santri.

Baca Juga: Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon Simpan Kisah Tragis: Dari Pembunuhan Sultan hingga Sidang Syekh Siti Jenar

Awal Mula Masjid Tiban Malang dan Kronologi Pembangunan

Sejarah Masjid Tiban Malang bermula dari berdirinya pondok pesantren pada tahun 1963 oleh KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Sholeh. Awalnya, lokasi tersebut hanya berupa musala kecil yang digunakan warga sekitar untuk mengaji.

Pembangunan mulai berkembang secara signifikan pada tahun 1987. “Awalnya hanya musala dan rumah sederhana, kemudian berkembang menjadi pesantren,” demikian penjelasan pengurus dalam video tersebut.

Proses pembangunan dilakukan bertahap, bahkan sempat terhenti dan dilanjutkan kembali pada akhir 1990-an. Hal ini membantah klaim bahwa bangunan tersebut muncul secara instan.

Baca Juga: Motor Listrik Murah Rp5 Jutaan Viral di Media Sosial, Warga Mulai Tinggalkan Motor Bensin

Data menunjukkan, hingga kini kompleks bangunan berdiri megah dengan luas mencapai sekitar 8 hektare dan terus mengalami pengembangan.

Mengapa Disebut Masjid Tiban atau Masjid Jin? Ini Penjelasannya

Istilah Masjid Tiban Malang berasal dari bahasa Jawa “tiban” yang berarti “tiba-tiba ada”. Nama ini muncul karena masyarakat sekitar tidak melihat proses pembangunan secara langsung.

Selain itu, lokasi masjid yang berada di tengah kampung dengan akses jalan sempit membuat alat berat sulit masuk. Pembangunan pun dilakukan secara manual oleh para santri.

Baca Juga: Masjid Agung Sang Ciptarasa Cirebon: Dibangun 1480 oleh Sunan Gunung Jati, Ini Filosofi Pintu Rendah yang Bikin Pengunjung Harus Menunduk

“Tidak benar jika disebut dibangun jin. Semua dikerjakan manusia, santri, dan warga sekitar,” tegas pihak pengelola.

Faktor lain adalah desain bangunan yang unik dan megah, sehingga memunculkan persepsi mistis. Padahal, konsep arsitektur masjid disebut berasal dari hasil istikharah pendirinya, bukan meniru desain tertentu.

Isu “masjid jin” semakin menyebar karena informasi dari mulut ke mulut tanpa klarifikasi yang jelas.

Fakta Unik Masjid Tiban Malang yang Jadi Daya Tarik Wisata Religi

Terlepas dari kontroversinya, Masjid Tiban Malang memiliki sejumlah fakta menarik. Bangunan ini terdiri dari 10 lantai dengan fungsi berbeda, mulai dari tempat ibadah, ruang santri, hingga area pertokoan.

Baca Juga: Motor Listrik Murah Makin Diburu Warga Indonesia, Harga Rp5 Jutaan hingga Fitur Modern Jadi Daya Tarik Utama

Jumlah santri di pesantren ini disebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Seluruh proses pembangunan, termasuk pembuatan ornamen, dilakukan secara manual tanpa bantuan arsitek profesional.

Arsitektur masjid merupakan perpaduan gaya Timur Tengah, India, hingga Tionghoa. Hal ini membuat tampilan bangunan tampak unik dan berbeda dari masjid pada umumnya.

Selain itu, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi populer di Jawa Timur. Jumlah pengunjung meningkat signifikan, terutama saat bulan Ramadan.

Baca Juga: Sejarah Masjid Quba, Masjid Pertama dalam Islam dengan Pahala Salat Setara Umrah

“Pengunjung ramai karena penasaran dengan sejarah dan kemegahannya,” ungkap salah satu narasumber dalam video tersebut.

Keberadaan Masjid Tiban Malang menjadi bukti bahwa karya besar dapat lahir dari proses panjang dan kerja kolektif. Mitos yang menyebut masjid ini dibangun jin terbantahkan oleh fakta sejarah yang jelas.

Dengan luas mencapai 8 hektare, lebih dari 10 lantai, serta dibangun sejak 1963, masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol dedikasi dan gotong royong para santri.

Fenomena ini sekaligus mengingatkan pentingnya menyaring informasi sebelum mempercayai isu yang beredar di masyarakat.

Editor : Axsha Zazhika
#wisata religi Malang #sejarah Masjid Tiban #fakta Masjid Tiban #Masjid Jin Malang #masjid tiban malang