Tabel Nogo Dino Lengkap 2026: Intip Rumus Neptu, Arah Pantangan, dan Waktu Terbaik Berangkat!

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 19:25 WIB
Panduan Tabel Nogo Dino Lengkap 2026: Hitungan neptu weton, arah kejayaan, pantangan jalan, dan waktu berangkat menurut primbon Jawa.
Panduan Tabel Nogo Dino Lengkap 2026: Hitungan neptu weton, arah kejayaan, pantangan jalan, dan waktu berangkat menurut primbon Jawa.

TRENGGALEK - Memasuki tahun 2026, tradisi perhitungan penanggalan dan ilmu klenik Kejawen seputar pencarian arah keberuntungan masih dipegang teguh oleh masyarakat. Bagi orang Jawa kuno, memulai urusan penting—seperti mencari rezeki, mengajukan pinjaman modal, hingga bepergian jauh—tidak pernah dilakukan secara sembarangan. Salah satu panduan spiritual yang menjadi acuan keselamatan adalah memahami Tabel Nogo Dino Lengkap 2026.

Dalam tradisi Kejawen, Nogo Dino atau Kolo Dino dimaknai sebagai titik singgah energi bahaya harian. Menuju ke arah tempat naga berada diibaratkan seperti marani colo (mendatangi marabahaya) yang berpotensi memicu kesialan, seperti kendaraan bermotor mogok, urusan bisnis yang berbelit-belit, hingga kegagalan dalam mencari rezeki. Oleh sebab itu, mengetahui letak posisi Nogo Dino menjadi kunci untuk memilih arah sebaliknya yang aman (arah kejayaan).

Baca Juga: Nogo Dino Hari Ini 2026: Intip Cara Hitung Arah Rezeki, Watak Weton, dan Pantangan Rumah!

Cara Menghitung Neptu Weton Harian

Langkah dasar dalam membaca Tabel Nogo Dino Lengkap 2026 adalah menjumlahkan angka neptu hari dan pasaran Jawa:

  • Neptu Hari: Minggu/Ahad (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9).

  • Neptu Pasaran: Kliwon (8), Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4).

Sebagai contoh, untuk hari Sabtu Legi, neptunya adalah 14 ($Sabtu 9 + Legi 5 = 14$).

Tabel Nogo Dino Lengkap Berdasarkan Total Neptu Weton

Setiap total neptu weton harian memiliki posisi Nogo Dino yang menempati salah satu dari empat mata angin utama (keblat papat). Berikut adalah rincian Tabel Nogo Dino Lengkap:

Posisi Nogo Dino / Kolo Dino Total Neptu Weton Harian Arah Pantangan Arah Aman / Kejayaan
Selatan (Kidul) 10, 14, 15 (atau digit 0, 4, 5) Dilarang menuju ke Selatan Berjalan menuju ke Utara
Timur (Wetan) 9, 11, 18 (atau digit 9, 1) Dilarang menuju ke Timur Berjalan menuju ke Barat
Utara (Elor) 8, 13 (atau digit 8, 3) Dilarang menuju ke Utara Berjalan menuju ke Selatan
Barat (Kulon) 6, 7, 12, 16, 17 (atau digit 6, 7, 2) Dilarang menuju ke Barat Berjalan menuju ke Timur

Menentukan Waktu Berangkat (Sangat Wayah)

Selain arah, tradisi Kejawen melengkapi pemetaannya dengan perhitungan jam keberuntungan yang disebut Sangat Wayah. Waktu harian dibagi menjadi tiga rentang utama:

  1. Belise: Pagi hari (Simbol kesibukan awal).

  2. Adam: Siang hari (Simbol puncak keberuntungan/hoki).

  3. Howo: Sore/malam hari (Simbol waktu yang kadaluarsa).

Perhitungan dilakukan dengan menyebut urutan Belise $\rightarrow$ Adam $\rightarrow$ Howo sebanyak jumlah neptu weton.

Sebagai contoh pada weton Sabtu Legi (neptu 14): jika dihitung berurutan sebanyak 14 kali (Belise, Adam, Howo...), hitungan ke-14 akan berhenti tepat pada kata Adam (Siang). Artinya, untuk hari Sabtu Legi, arah terbaik adalah menuju ke Utara dan waktu keberangkatan yang paling membawa keberuntungan adalah Siang Hari.

Baca Juga: Rahasia Guru Dino & Nogo Dino 2026: Intip Cara Mengatur Waktu dan Membuka Pintu Rezeki!

Sikap Bijak dalam Menyikapi Tradisi Kejawen

Para praktisi Kejawen menekankan bahwa Tabel Nogo Dino Lengkap 2026 ini merupakan sarana ikhtiar dan referensi kehati-hatian dalam bertindak. Meskipun terdapat variasi metode hitungan di berbagai daerah di Jawa, prinsip utamanya tetap sama: melatih keharmonisan manusia dengan pergerakan alam serta tetap menyandarkan segala keputusan dan rezeki kepada Sang Maha Kuasa.

Baca Juga: Weton Jumat Wage 2026: Intip Rahasia Jodoh, Kecocokan Pasangan, dan Karakter Asmara!

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : You Tube
Arah Rezeki Jawa Tabel Nogo Dino Lengkap 2026 Kolo Dino Neptu Weton Arah Pantangan Bepergian Primbon Jawa