Nogo Dino dalam Primbon Jawa, Ini Arah Rezeki Setiap Hari dan Pasaran

Latifa Irsyadiyah • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Nogo Dino dalam primbon Jawa digunakan untuk menentukan arah berdasarkan hari dan pasaran. Simak daftar arah Minggu hingga Sabtu.
Nogo Dino dalam primbon Jawa digunakan untuk menentukan arah berdasarkan hari dan pasaran. Simak daftar arah Minggu hingga Sabtu.

JAKARTA - Nogo Dino dalam primbon Jawa merupakan perhitungan peninggalan nenek moyang yang dipercaya dapat digunakan untuk menentukan arah yang dianggap baik pada hari tertentu. Perhitungan ini antara lain digunakan ketika seseorang hendak mencari rezeki, berbisnis, menempati rumah baru, hingga menentukan arah dalam persaingan.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam video CSTV Wonosalam yang membahas perhitungan Jawa. Nogo Dino disebut sebagai salah satu perhitungan yang tidak kalah penting dibandingkan perhitungan hari lainnya.

Dalam penjelasan itu, Nogo Dino berkaitan dengan arah kejayaan pada masing-masing hari. Arah tersebut dipercaya dapat menjadi pertimbangan ketika seseorang hendak melakukan aktivitas tertentu.

Baca Juga: Judul: 10 Kuliner Jogja Terkenal yang Wajib Masuk Itinerary Liburan

Pada zaman dahulu, perhitungan ini bahkan disebut digunakan ketika nenek moyang hendak berperang atau bertanding. Dalam konteks tersebut, Nogo Dino dipakai untuk melihat arah yang dianggap lebih aman atau memiliki kejayaan.

Arah Nogo Dino dari Minggu hingga Sabtu

Dalam perhitungan yang dijelaskan, setiap hari memiliki arah masing-masing. Berikut daftar arah Nogo Dino berdasarkan hari:

Arah tersebut kemudian dapat dikaitkan dengan aktivitas yang hendak dilakukan. Salah satu contoh yang diberikan adalah hari Jumat.

Baca Juga: Pantai Klayar Pacitan Punya Pasir Putih, Tebing Karang hingga Wisata ATV

Pada Jumat, Nogo Dino disebut berada di timur dan menghadap ke barat. Karena itu, arah kejayaan atau Joyo pada hari tersebut adalah timur. Dalam penjelasan video, orang yang berada di sebelah timur dipercaya memiliki posisi yang lebih baik jika terjadi persaingan atau perselisihan antara dua pihak.

Contohnya, apabila terjadi peperangan atau persaingan pada hari Jumat, pihak yang berada di timur disebut memiliki kemungkinan lebih besar untuk menjadi pemenang berdasarkan perhitungan tersebut.

Namun, Nogo Dino tidak berdiri sendiri. Dalam perhitungan Jawa, terdapat pula pasangan yang disebut Nogo Pasaran. Perhitungan ini menggunakan lima pasaran dalam kalender Jawa, yakni Pon, Wage, Kliwon, Legi dan Pahing.

Baca Juga: Naik Bus ke Pantai Klayar Pacitan? Wisatawan Harus Jalan Sekitar 1 Kilometer

Nogo Pasaran dan gabungannya

Dalam video tersebut, arah Nogo Pasaran dijelaskan sebagai berikut:

Perhitungan Nogo Dino dan Nogo Pasaran kemudian dapat digabungkan untuk menentukan arah pada hari kelahiran atau hari tertentu.

Salah satu contoh yang diberikan adalah Jumat Pahing. Pada Jumat, Nogo Dino berada di timur. Sementara Pahing memiliki arah selatan. Dengan demikian, arah Nogo Dino pada Jumat Pahing disebut berada di timur dan selatan.

Baca Juga: Seruling Laut Pantai Klayar Pacitan Bisa Menyembur hingga 10 Meter

Perhitungan seperti ini menjadi bagian dari pengetahuan tradisional Jawa yang diwariskan dari generasi sebelumnya. Dalam penjelasan video, Nogo Dino disebut memiliki fungsi untuk memilih arah yang baik ketika seseorang akan mencari rezeki atau menjalankan aktivitas penting lainnya.

Bagi masyarakat yang menggunakan perhitungan tersebut, arah menjadi salah satu pertimbangan sebelum melakukan kegiatan. Selain mencari rezeki dan berbisnis, Nogo Dino juga disebut dapat digunakan ketika seseorang akan menempati rumah baru.

Penjelasan mengenai Nogo Dino dan Nogo Pasaran tersebut merupakan bagian dari perhitungan tradisional yang bersumber dari peninggalan nenek moyang. Video CSTV Wonosalam juga menyampaikan daftar arah tersebut agar dapat dipahami dan digunakan sebagai referensi oleh masyarakat yang masih mempelajari perhitungan Jawa.

Baca Juga: Wisata Guci Tegal Pasca Banjir, Pancuran 13 Kini Lebih Alami dan Akan Direnovasi

Pada akhirnya, Nogo Dino tidak hanya berbicara mengenai arah, tetapi juga menunjukkan bagaimana pengetahuan tradisional digunakan masyarakat Jawa dalam membaca berbagai aktivitas kehidupan. Perhitungan hari dan pasaran menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dikenalkan kepada generasi berikutnya.

Source : https://www.youtube.com/watch?v=nYntLWBoHkc

Editor : Latifa Irsyadiyah
Nogo Pasaran arah rezeki Perhitungan Jawa Primbon Jawa Nogo Dino