TRENGGALEK NJENGGELEK – Di tengah kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM) yang terus meningkat, ketersediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi hal yang sangat vital, tak terkecuali di Trenggalek.
Namun, dari 14 kecamatan di Trenggalek, tercatat masih ada empat kecamatan yang belum memiliki SPBU resmi.
Baca Juga: Beban Operasional Tinggi, Laba SPBU milik PT JET Trenggalek Minim
Alhasil, masyarakat Trenggalek yang berdomisili di empat kecamatan berikut, harus lari ke kecamatan tetangga untuk membeli BBM.
Hal ini tentu berdampak pada efisiensi waktu dan biaya, terutama bagi pelaku usaha dan warga yang mengandalkan kendaraan bermotor dalam aktivitas sehari-hari.
Berikut keempat kecamatan di Trenggalek yang tidak memiliki SPBU.
Baca Juga: Harga Bahan Bakar Minyak di SPBU Shell Turun
1. Kecamatan Bendungan
Kecamatan Bendungan berada sisi utara pusat kota Trenggalek dan wilayahnya didominasi pegunungan yang menjadi bagian dari Gunung Wilis.
Namun di Kecamatan Bendungan yang memiliki 9 desa ini sampai sekarang belum ada SPBU.
2. Kecamatan Suruh
Kecamatan termuda di Trenggalek ini sebagian wilayahnya ada di dataran rendah. Namun bukan berarti di antara 7 desanya menjadi lokasi keberadaan SPBU.
Baca Juga: Selat Hormuz Terancam Ditutup, Harga BBM di Indonesia Bisa Melonjak Tajam
3. Kecamatan Pule
Kecamatan Pule juga merupakan salah satu kecamatan di Trenggalek yang seluruh wilayahnya berada di wilayah pegunungan.
Sayangnya di kecamatan yang memiliki 10 desa ini juga belum ada SPBU yang melayani semua jenis BBM. Alhasil harus menuju kecamatan terdekat untuk mengisi tangki kendaraan.
4. Kecamatan Kampak
Meskipun cukup ramai, namun bukan berarti warga Kecamatan Kampak bisa mendapatkan BBM dengan mudah.
Masyarakat di 7 desa di Kecamatan Kampak pun harus menuju Kecamatan Gandusari untuk mengisi tangki kendaraan.
Solusi dan Tips bagi Warga di Wilayah Tanpa SPBU
Meski belum tersedia SPBU, warga di empat kecamatan tersebut masih memiliki beberapa alternatif solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan BBM, khususnya bensin dan solar:
1. Rencanakan Pengisian BBM Lebih Awal
Bagi pengguna kendaraan bermotor, sangat penting untuk merencanakan pengisian BBM sebelum kehabisan, terutama saat hendak bepergian jauh atau melalui rute terpencil.
Pengisian bisa dilakukan di kecamatan terdekat yang memiliki SPBU aktif seperti Durenan, Karangan, atau Gandusari.
2. Manfaatkan Pertashop Lokal
Sebagai solusi skala kecil, warga bisa mengandalkan Pertashop, yakni outlet resmi Pertamina yang menyediakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.
Pertashop biasanya tersedia di desa atau titik strategis dan menjadi alternatif efektif bagi wilayah tanpa SPBU.
3. Pantau Ketersediaan Stok BBM
Warga juga disarankan untuk rutin memantau stok BBM melalui aplikasi resmi Pertamina atau grup informasi lokal di media sosial.
Hal ini untuk menghindari kehabisan BBM akibat keterbatasan distribusi, terutama saat musim libur panjang atau cuaca ekstrem. ****
Editor : Dharaka R. Perdana