TRENGGALEKJENGGELEK – Di setiap daerah pasti memiliki penanda khas alias landmark. Tak terkecuali di Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.
Di tengah geliat pembangunan yang terus berkembang, Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Trenggalek tetap mempertahankan satu ikon legendaris yang telah menjadi bagian dari sejarah dan kehidupan warga sekitar.
Baca Juga: Pohon Bambu di Watulimo Harus Dirampingkan, Cegah Gangguan Jalan Akibat Vegetasi
Yakni pohon beringin besar di simpang tiga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.
Berdiri kokoh dan rimbun, pohon beringin ini bukan hanya sekadar peneduh di tengah jalan, melainkan juga saksi bisu perjalanan waktu selama puluhan tahun.
Baca Juga: Sapi 1 Ton dari Kecamatan Pogalan Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Trenggalek saat Idul Adha
Diperkirakan usianya telah mencapai 60 hingga 70 tahun, menjadikannya sebagai landmark alami yang menghubungkan beberapa desa di sekitar Pogalan.
Terletak di simpang tiga yang menjadi titik temu jalur antar desa, pohon beringin Pogalan ini menjadi penanda geografis yang sangat dikenal oleh masyarakat setempat maupun para pendatang.
Baca Juga: Tabebuya: Pohon Cantik Asal Brasil yang Bikin Jalanan Indonesia Serasa di Jepang
Warga sering menggunakan area sekitarnya sebagai tempat cangkrukan atau berkumpul di sore dan malam hari, menikmati suasana yang kini jauh lebih terang berkat pemasangan lampu penerangan.
Tak hanya dikenal karena usianya yang tua, pohon ini juga menyimpan kisah mistis yang turun-temurun dipercaya oleh warga.
Baca Juga: Jaga Sumber Air, Kodim 0806 Trenggalek Tanam 100 Pohon Dukung Program Kampung Iklim
Konon, dahulu sering terjadi kejadian ganjil, khususnya saat jalan raya Pogalan masih menjadi jalur keberangkatan bus.
Ada bus yang tiba-tiba berhenti di bawah pohon, seolah ada penumpang yang hendak naik. Namun setelah dicek, tak ada siapa pun di sana.
Cerita-cerita seperti ini menambah aura magis yang menyelimuti kawasan sekitar pohon beringin tersebut.
Meskipun zaman terus berubah, warga Pogalan tetap menjadikan pohon beringin ini sebagai simbol kebersamaan dan identitas desa.
Bahkan saat ada orang mengaku berasal dari Pogalan, pasti yang ditanyakan terlebih dulu adalah pohon beringin yang legendaris ini. ****
Editor : Dharaka R. Perdana