TRENGGALEKJENGGELEK – Musim ikan di perairan selatan Trenggalek menjadi momen yang paling dinantikan para nelayan.
Di saat tangkapan laut melimpah seperti sekarang, hampir setiap hari PPN Prigi dipadati kapal yang bersandar.
Baca Juga: Musim Ikan Tiba, Warung di Sekitar PPN Prigi Kebanjiran Pembeli, Omzet Naik 6 Kali Lipat
Namun di balik semaraknya aktivitas menjaring ikan, ada tantangan fisik yang tak mudah, salah satunya mabuk laut.
Samsul, nelayan asal Kediri yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidupnya dari melaut di sekitar Prigi, membagikan beberapa tips agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah mabuk saat berada di tengah laut.
Baca Juga: Fantastis, Duit Rp 8 Miliar Berputar Saat Musim Ikan di Prigi Trenggalek Tiba
Menurutnya, hal pertama yang wajib diperhatikan sebelum berangkat melaut adalah mengisi perut dengan makanan bergizi dan cukup.
“Perut nggak boleh kosong. Harus kenyang dulu, karena saat di laut kita perlu tenaga ekstra buat narik jaring dan menghadapi cuaca yang sering berubah,” ujarnya saat ditemui di kawasan PPN Prigi, Kamis (24/7).
Baca Juga: Musim Ikan di Prigi Trenggalek, Harga di Tingkat Pedagang Anjlok
Selain soal asupan makanan, nelayan juga harus siap dengan perlengkapan pribadi yang bisa menunjang kondisi fisik selama melaut. Salah satu barang wajib yang selalu ia bawa adalah obat anti masuk angin.
“Di laut anginnya kenceng, kalau nggak kuat bisa masuk angin atau mual. Biasanya saya juga pakai minyak angin, dioles di hidung dan pusar biar badan tetap hangat dan segar,” lanjutnya.
Baca Juga: Waspada ! Ini 5 Jenis Ikan Laut yang Tidak Layak Dikonsumsi Karena Mengandung Racun
Musim ikan yang berlangsung di perairan Trenggalek, khususnya sekitar Pelabuhan Prigi, memang dikenal membawa berkah besar.
Namun kondisi laut yang kadang ekstrem tetap menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Samsul menekankan pentingnya memperhatikan cuaca dan arus laut sebelum memutuskan berangkat.
“Kalau cuaca nggak mendukung, lebih baik jangan maksa. Percuma cari ikan kalau badan nggak siap dan kondisi laut membahayakan,” katanya.
Tips sederhana ini, menurut Samsul, telah menjadi semacam rahasia umum di kalangan nelayan. Meski terlihat sepele, menjaga kondisi tubuh sangat menentukan hasil kerja di tengah laut, apalagi saat musim ikan yang aktivitasnya lebih padat dari hari biasa.
"Semakin sering naik kapal, tentu potensi mabuk laut bisa semakin kecil. Namun jika ada sela, bisa kembali pada kondisi normal," tandasnya.
PPN Prigi sendiri saat ini menjadi salah satu pusat aktivitas perikanan terbesar di wilayah Trenggalek. Setiap harinya, selama musim ikan, ratusan ton hasil tangkapan laut didaratkan dan dilelang di TPI Prigi, menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Editor : Dharaka R. Perdana