TRENGGALEKJENGGELEK - Trenggalek memiliki total 157 desa/kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan.
Di antara nama-nama desa/kelurahan di Trenggalek ini tentu memiliki toponimi atau nama yang unik.
Kali ini akan dibahas nama desa yang mengandung unsur buah di Trenggalek, berikut ulasannya.
Baca Juga: Harkopnas ke-78 di Trenggalek, Pemkab Ajak Koperasi Desa Perkuat Ekonomi Rakyat
1. Manggis
Manggis adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Nusantaran.
Buahnya yang dari luar terlihat jelek, namun dalamnya putih sering dibuat tebak-tebakan dan manis rasanya.
Namun di Trenggalek, Manggis merupakan desa yang berada di Kecamatan Panggul dan memiliki luas 6,55 kilometer persegi.
Desa Manggis terbagi menjadi 3 dusun, 8 RW, dan 31 RT, serta didiami penduduk hingga 4.528 jiwa.
2. Jambu
Jambu merupakan salah satu buah yang bisa dengan mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Bahkan jenisnya sangat beragam dengan berjuta manfaat bagi kesehatan.
Baca Juga: Wajib Masuk List Wisatamu, Berikut 6 Pantai Indah di Kawasan Panggul Trenggalek
Di Trenggalek juga ada desa yang memakai nama buah ini, yakni Desa Jambu, Kecamatan Tugu yang memiliki luas 6,25 kilometer persegi .
Desa Jambu terbagi dalam 5 dusun, 8 RW dan 23 RT, serta penduduk berjumlah 3.787 jiwa.
3. Duren
Durian atau duren bagi penggemarnya sering disebut sebagai raja buah karena kelezatan dan rasa khasnya.
Nama si raja buah ini juga disematkan pada sebuah desa di Kecamatan Tugu, Trenggalek dengan luas sekitar 6,42 kilometer persegi.
Ya, Desa Duren memiliki jumlah penduduk mencapai 2.731 jiwa di wilayah yang terbagi dalam 3 dusun, 7 RT, dan 20 RW.
Tapi ada juga desa lain yang memakai unsur duren, yakni Desa Durenan, Kecamatan Durenan. Desa ini letaknya cukup jauh dari Desa Duren karena berada di perbatasan dengan Tulungagung.
4. Pakel
Melihat wujud buah ini sering membuat orang terkecoh karena mirip mangga. Tak sepenuhnya salah, karena pakel masih berkerabat dengan mahgga.
Di Trenggalek ada dua desa yang memiliki nama Pakel, yakni di Kecamatan Watulimo dan Kecamatan Pule.
Meskipun namanya sama tentu ada perbedaan mengenai kewilayahan dua desa bernama Pakel ini.
Untuk Desa Pakel, Kecamatan Watulimo memiliki luas wilayah 5,76 kilometer persegi. Dan memiliki penduduk 3.292 jiwa di 2 dusun, 4 RW, dan 20 RT.
Sedangkan Desa Pakel, Kecamatan Pule memiliki luas 5,54 kilometer persegi dan memiliki penduduk 3.322 jiwa. Mereka mendiami 3 dusun, 8 RW, dan 25 RT.