Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Panjat Pinang Tetap Favorit, Ini Deretan Ide Lomba 17 Agustus Paling Diminati Warga Trenggalek

Betty Khasandra Pujayanti • Minggu, 3 Agustus 2025 | 19:10 WIB
Lomba panjat pinang menjadi rekomendasi pertama untuk meriahkan kemeriahan HUT RI di berbagai kampung Trenggalek.
Lomba panjat pinang menjadi rekomendasi pertama untuk meriahkan kemeriahan HUT RI di berbagai kampung Trenggalek.

TRENGGALEKNJENGGELEK - Setiap kali Agustus tiba, warga Trenggalek mulai sibuk merancang kemeriahan Hari Kemerdekaan.

Berbagai lomba untuk Agustusan khas kampung menjadi tradisi warga Trenggalek yang tak pernah absen.

Selain jadi ajang hiburan, lomba Agustusan juga mempererat kebersamaan antarwarga di Trenggalek.

Berikut deretan ide lomba 17 Agustus yang bisa jadi inspirasi panitia RT hingga desa di Trenggalek untuk meriahkan HUT RI ke-80.

1. Panjat Pinang

Panjat pinang menjadi salah satu klasik yang tak pernah gagal menyedot perhatian.

Sebatang pohon pinang tinggi dilumuri oli dengan aneka hadiah digantung di pucuk.

Peserta harus kompak bekerja sama memanjat hingga ke atas, melawan licinnya batang dan sorakan penonton.

Warga biasanya rela menonton dari awal sampai akhir demi menyaksikan momen lucu maupun dramatis saat tim berhasil meraih hadiah utama.

2. Tarik Tambang Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak

Lomba tarik tambang versi gender ini selalu ramai. Ibu-ibu saling adu kekuatan dengan semangat penuh tawa, sementara bapak-bapak sering tampil terlalu serius dan akhirnya roboh berjamaah.

Yang menarik, tarik tambang bisa dimodifikasi. Misalnya, peserta diwajibkan memakai sarung, daster, atau bahkan helm proyek agar makin lucu.

Lomba ini cocok digelar di lapangan, halaman rumah, atau bahkan gang sempit.

3. Lomba Makan Kerupuk Tanpa Tangan

Meski klasik, lomba ini tetap menjadi favorit anak-anak hingga orang dewasa.

Tantangannya sederhana, yakni makan kerupuk yang digantung tanpa menyentuhnya dengan tangan.

Untuk menambah tantangan, panitia bisa memilih kerupuk kecil atau tali yang mudah bergerak tertiup angin.

Sorakan warga biasanya makin ramai saat peserta mulai kesal sendiri karena kerupuknya terus menjauh.

4. Balap Karung dengan Rintangan

Lomba balap karung bisa dibuat semakin seru dengan tambahan rintangan.

Misalnya, peserta harus melewati kerucut kecil, melompati ban, atau mengelilingi kursi sebelum menuju garis finish.

Lomba ini cocok untuk anak-anak, remaja dan dewasa. Hasilnya selalu penuh gelak tawa, terutama saat ada peserta yang terjungkal atau salah jalur.

5. Estafet Air Pakai Spons

Ini ide segar untuk mengajak anak-anak bermain air di musim kemarau.

Peserta dibagi dalam tim dan harus memindahkan air dari ember ke botol memakai spons, tanpa boleh menuang langsung.

Tim yang botolnya paling penuh dalam waktu tertentu menjadi pemenang.

Lomba ini menguji kerja sama, ketelitian, dan kecepatan. Plus, pasti bikin basah-basahan seru!

6. Lomba Dandan untuk Pasangan Suami Istri

Lomba ini selalu mencuri perhatian. Salah satu dari pasangan ditutup matanya, lalu harus merias wajah pasangannya sebisanya dengan bedak, lipstik, hingga pensil alis.

Warga Trenggalek biasanya tertawa terpingkal-pingkal melihat hasil akhir dandanan yang aneh atau justru menyeramkan.

Selain lucu, lomba ini bisa mempererat pasangan suami istri dalam suasana penuh tawa.

Photo
Photo
Alexander Isak.
Alexander Isak.
Editor : Akhmad Nur Khoiri
#HUT RI 80 #warga trenggalek #ide lomba 17 agustus #agustusan