Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Oksigen Murni: Dari Ruang Operasi hingga Ruang Angkasa, Apa Bedanya?

Mahsun Nidhom • Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:30 WIB
Oksigen murni tetap dibutuhkan di dalam dan luar bumi.
Oksigen murni tetap dibutuhkan di dalam dan luar bumi.

Trenggaleknjenggelek - Di rumah sakit, oksigen murni digunakan dalam beberapa situasi darurat dan terapi khusus.

Misalnya terapi hiperbarik, pasien dimasukkan ke ruang bertekanan tinggi untuk membantu penyembuhan luka, keracunan karbon monoksida, atau infeksi tertentu.

Anestesi dan pernapasan, sebelum dan sesudah operasi, pasien kerap diberi oksigen murni untuk memastikan suplai oksigen stabil.

Perawatan ICU, pasien dengan gangguan pernapasan berat, seperti pneumonia atau ARDS, sering mendapat oksigen murni untuk mempertahankan kadar oksigen darah.

Namun, ada batasnya paparan terlalu lama bisa merusak paru-paru dan memicu oksidasi berlebih pada jaringan tubuh.

Oksigen Murni di Luar Angkasa

Astronot hidup dalam lingkungan yang jauh dari atmosfer Bumi, sehingga oksigen harus dipasok secara artifisial.

NASA, misalnya, menggunakan campuran udara dengan kadar oksigen tinggi, bahkan mendekati murni, di beberapa kondisi:

Bedanya dengan di Bumi? Di luar angkasa, oksigen murni bukan pilihan tambahan—tapi syarat mutlak agar manusia bisa bertahan hidup.

Baik di Bumi maupun di orbit, oksigen murni punya risiko serupa:

Jadi meski terdengar “lebih sehat,” oksigen murni sebenarnya adalah obat sekaligus tantangan teknologi. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#medis #ruang angkasa #oksigen murni