Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Isu Pemakzulan Bupati Pati Menguat, Poster Revolusi Dimulai dari Pati Ramai di Medsos

Bagus Setiawan • Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:00 WIB

Poster Revolusi Dimulai dari Pati yang viral di medsos (Gambar: X)
Poster Revolusi Dimulai dari Pati yang viral di medsos (Gambar: X)

TRENGGALEKNJENGGELEK - Isu pemakzulan Bupati Pati menguat dalam beberapa hari terakhir.

Massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar demonstrasi sejak pagi, Rabu (13/8/2025), menuntut agar Bupati Sudewo lengser dari jabatannya.

Di tengah memanasnya situasi, beredar poster digital bertuliskan “Revolusi Dimulai dari Pati” yang ramai dibagikan di media sosial.

Sebelumnya, massa menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kabupaten Pati untuk menuntut pemakzulan Bupati Sudewo, yang dianggap mengeluarkan kebijakan merugikan masyarakat dan menunjukkan sikap arogan.

Baca Juga: Heboh Soal Pemakzulan Bupati Pati, Ini Sebenarnya Arti, Landasan Hukum, dan Sejarahnya

Pemicu utama aksi ini adalah rencana kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen pada 2025.

Kebijakan itu diambil setelah rapat intensifikasi PBB-P2 bersama camat dan anggota Paguyuban Solidaritas Kepala dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati) di Kantor Bupati.

Menurut Sudewo, langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan pendapatan daerah yang selama ini relatif rendah dibandingkan kabupaten sekitar seperti Jepara, Kudus, dan Rembang.

Baca Juga: Ramai Demo Bupati Pati, Ini 5 Lagu Perjuangan yang Sering Dinyanyikan Massa Aksi di Jalanan

Namun, penjelasan itu tak meredakan keresahan warga.

Banyak yang menilai kenaikan PBB-P2 terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Tak hanya itu, sejumlah kebijakan lain juga turut memicu kemarahan warga, mulai dari perubahan hari sekolah dari enam menjadi lima hari, pembubaran posko donasi untuk demonstrasi, hingga pernyataan Sudewo yang dinilai menantang warga agar menggelar aksi besar-besaran.

Salah satu akun X, @Ary_Praske2, menuliskan, “Hari ini tanggal 13 Agustus 2025. Rakyat Indonesia jadi saksi ‘REVOLUSI’ untuk menggulingkan pemimpin arogan dimulai dari kota kecil Pati! Menyala warga Pati, tetap jaga kekompakan kalian,” disertai emoticon api.

Poster tersebut langsung menjadi viral di X, dengan total tayangan mencapai 16 ribu views.

Viralnya poster ini juga memicu beragam komentar warganet.

“Menyalaaa Pati! Ayo lakukan revolusi demi keadilan rakyat, stay safe teman-teman,” tulis akun @i’m****.

“PATI membara, PATI inspirasi, PATI menginspirasi,” tulis akun @Bam***.

“Dari Pati untuk Indonesia!” seru akun @Hum***.

 

Bupati Wahono saat diskusi bersama mahasiswa KKNTK-21 Unigoro di Sendang Prodo, Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro, Rabu (13/8/2025).
Bupati Wahono saat diskusi bersama mahasiswa KKNTK-21 Unigoro di Sendang Prodo, Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro, Rabu (13/8/2025).
Bupati Wahono saat foto bersama mahasiswa KKNTK-21 Unigoro di Sendang Prodo, Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro, Rabu (13/8/2025).
Bupati Wahono saat foto bersama mahasiswa KKNTK-21 Unigoro di Sendang Prodo, Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro, Rabu (13/8/2025).
Suasana demo di Pati pada tanggal 13 Agustus 2025
Suasana demo di Pati pada tanggal 13 Agustus 2025
Suasana demo di Pati pada tanggal 13 Agustus 2025
Suasana demo di Pati pada tanggal 13 Agustus 2025
Personel gabungan mengikuti pengibaran bendera Merah Putih berukuran 8×10 meter di aliran Kali Kuning, Watu Kemloso, Cangkringan, Sleman, Rabu(13/8).
Personel gabungan mengikuti pengibaran bendera Merah Putih berukuran 8×10 meter di aliran Kali Kuning, Watu Kemloso, Cangkringan, Sleman, Rabu(13/8).
Editor : Akhmad Nur Khoiri
#revolusi dimulai dari pati #pemakzulan #media sosial #bupati pati #poster