Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Di Kalangan Perempuan Trenggalek, Mitos atau Fakta Makan Pedas Bisa Membuat Menstruasi Makin Sakit, Simak Penjelasan secara Medis

Tim Redaksi • Kamis, 4 September 2025 | 23:00 WIB
Di kalangan perempuan Trenggalek, beredar anggapan bahwa makan pedas saat menstruasi bisa membuat haid tidak lancar atau bahkan memperparah rasa sakit.
Di kalangan perempuan Trenggalek, beredar anggapan bahwa makan pedas saat menstruasi bisa membuat haid tidak lancar atau bahkan memperparah rasa sakit.

 

TRENGGALEK – Di kalangan perempuan Trenggalek, beredar anggapan bahwa makan pedas saat menstruasi bisa membuat haid tidak lancar atau bahkan memperparah rasa sakit.

Banyak yang kemudian perempuan Trenggalek merasa waswas, apalagi saat perut sudah terasa kram dan tidak nyaman. Namun, benarkah makanan pedas menjadi penyebab utama haid bermasalah?

Secara medis untuk diketahui warga Trenggalek, makanan pedas tidak secara langsung memengaruhi siklus menstruasi. Haid tidak akan terhenti atau menjadi tidak lancar hanya karena mengonsumsi cabai atau sambal.

Namun, rasa pedas memang bisa memperburuk gejala yang biasanya dialami saat menstruasi, mulai dari kram perut, kembung, hingga gangguan pencernaan.

Mengapa Makanan Pedas Sebaiknya Dihindari Saat Haid?

1. Memperparah kram perut

Kandungan capsaicin pada cabai dapat merangsang sistem pencernaan dan memicu iritasi pada lambung. Akibatnya, rasa sakit dan kram menstruasi bisa terasa lebih kuat dibanding biasanya.

2. Menimbulkan gangguan pencernaan

Perempuan dengan pencernaan sensitif lebih berisiko mengalami sakit perut, mulas, bahkan diare setelah makan pedas. Kondisi ini tentu akan menambah rasa tidak nyaman saat haid.

3. Meningkatkan rasa kembung

Sama seperti makanan tinggi garam, pedas juga dapat memperparah perut kembung. Hal ini karena makanan pedas merangsang produksi gas berlebih dalam pencernaan.

4. Mengganggu kualitas tidur

Rasa pedas bisa memicu mulas atau sensasi panas di perut. Jika dikonsumsi malam hari, hal ini dapat membuat tidur kurang nyenyak, padahal istirahat cukup penting saat menstruasi.

5. Memicu dehidrasi

Makanan pedas sering kali membuat tubuh lebih mudah berkeringat dan kehilangan cairan. Jika tidak diimbangi dengan cukup minum air, dehidrasi bisa membuat tubuh terasa lemah saat haid.

Apa Penyebab Menstruasi Tidak Lancar?

Perlu dipahami, menstruasi tidak lancar bukan disebabkan oleh makanan pedas, melainkan faktor lain yang lebih berhubungan dengan hormon dan kondisi kesehatan tubuh. Beberapa penyebab utamanya antara lain:

1. Stres dan kecemasan – Tekanan mental dapat mengganggu keseimbangan hormon, sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

2. Perubahan berat badan drastis – Baik kenaikan maupun penurunan berat badan yang ekstrem dapat memengaruhi produksi hormon reproduksi.

3. Kondisi medis tertentu – Seperti PCOS (Polycystic Ovary Syndrome), gangguan tiroid, hingga ketidakseimbangan hormon lain yang berdampak pada siklus haid.

4. Pola tidur tidak teratur – Begadang atau kurang tidur bisa memengaruhi hormon yang mengatur siklus menstruasi.

5. Penggunaan obat-obatan tertentu – Misalnya pil kontrasepsi atau obat hormonal lain yang dapat memengaruhi siklus haid.

Tips Makanan dan Gaya Hidup Sehat Saat Haid

Agar tubuh tetap nyaman dan menstruasi berjalan lebih lancar, ada baiknya memperhatikan pola makan serta gaya hidup. Berikut beberapa hal yang dianjurkan:

1. Hindari makanan yang memicu iritasi – Termasuk pedas, berlemak, terlalu asin, dan minuman berkafein tinggi.

2. Konsumsi buah dan sayur – Kandungan serat, vitamin, dan mineral membantu menjaga energi sekaligus mengurangi kembung.

3. Perbanyak protein sehat – Seperti ikan, telur, tahu, dan tempe untuk menjaga stamina.

4. Cukupi kebutuhan cairan – Minum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.

5. Olahraga ringan – Seperti yoga, jalan kaki, atau stretching untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi kram.

6. Kelola stres – Dengan meditasi, mendengarkan musik, atau melakukan aktivitas yang menenangkan.

7. Istirahat cukup – Tidur 7–8 jam per malam membantu tubuh lebih bugar saat haid.

Itulah penjelasan lengkap mengenai hubungan makanan pedas dan menstruasi. Jadi, bisa disimpulkan bahwa pedas tidak membuat haid berhenti atau tidak lancar, tetapi lebih kepada memperburuk gejala yang sudah ada.

Bagi perempuan Trenggalek maupun daerah lain, menjaga pola makan sehat saat haid tentu lebih baik daripada memaksakan diri makan pedas yang berisiko membuat tubuh makin tidak nyaman. Kalau ingin tetap segar dan bugar, sebaiknya pilih makanan bergizi, minum air cukup, dan istirahat dengan baik. (fri)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Makanan Pedas #dampak #trenggalek