TRENGGALEK – Banyak warga Trenggalek yang memilih panci kaca karena tampilannya cantik, bening, dan membuat masakan terlihat menarik saat proses memasak.
Namun untuk diketahui warga Trenggalek, para ahli peralatan dapur mengingatkan bahwa tidak semua panci kaca aman digunakan untuk merebus air di atas kompor.
Kesalahan penggunaan dapat berujung pada pecahnya panci secara tiba-tiba, yang berpotensi membahayakan keselamatan warga Trenggalek.
Risiko Pecah Akibat Perubahan Suhu Ekstrem
Panci kaca yang bukan berbahan borosilikat atau heat-resistant glass rawan pecah jika terkena perubahan suhu mendadak.
Misalnya, panci dalam kondisi dingin langsung dipanaskan di atas api besar, atau air mendidih dituangkan ke panci yang sebelumnya berisi air dingin. Perbedaan suhu ini dapat memicu retakan hingga pecah total.
Cedera Akibat Pecahan Kaca
Ketika panci pecah saat digunakan, pecahan kaca dapat menyebar ke segala arah.
Risiko ini bukan hanya merusak peralatan dapur, tetapi juga membahayakan penghuni rumah.
Luka gores, luka bakar, hingga serpihan kaca yang menempel pada kulit bisa menjadi masalah serius.
Kontaminasi pada Makanan atau Minuman
Jika panci kaca retak atau pecah saat proses merebus, serpihan mikro kaca mungkin saja masuk ke dalam air atau masakan.
Serpihan ini berbahaya jika tertelan karena dapat melukai saluran pencernaan.
Estetika panci kaca memang memikat, tetapi keselamatan tetap harus diutamakan.
Bagi warga Trenggalek, pastikan menggunakan panci kaca yang memang dirancang untuk kompor dan tahan panas, agar terhindar dari risiko pecah, luka, dan kerusakan peralatan dapur. (rev)