Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Indonesia Tidak Pernah Alami Musim Dingin, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Zaki Jazai • Kamis, 11 September 2025 | 01:35 WIB

Ilustrasi musim hujan yang berpotensi mendatangkan penyakit menular.
Ilustrasi musim hujan yang berpotensi mendatangkan penyakit menular.

Trenggaleknjenggelek – Indonesia tidak pernah mengalami musim dingin dan salju seperti negara-negara empat musim lainnya. Fenomena ini disebabkan oleh letak geografis Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa serta iklim tropis yang mendominasi wilayah nusantara.

Secara geografis, Indonesia terletak di antara 23,5 derajat Lintang Utara hingga 23,5 derajat Lintang Selatan. Posisi ini membuat wilayah Indonesia mendapatkan penyinaran matahari sepanjang tahun, dengan sudut datang matahari yang hampir tegak lurus.

Akibatnya, suhu udara di Indonesia relatif stabil dan hangat sepanjang tahun, dengan rata-rata suhu berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius. Kondisi tersebut membuat kemungkinan terjadinya musim dingin ekstrem sangat kecil.

Baca Juga: Generasi Muda Trenggalek Bisa Mewujudkan Ruangan Estetik dengan Anggaran Terbatas, Ada Delapan Cara Mudah untuk Mempraktikan

Berdasarkan karakter iklimnya, Indonesia tergolong negara beriklim tropis. Iklim ini ditandai oleh suhu tinggi, kelembapan yang tinggi, serta hanya memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Faktor-faktor tersebut menyebabkan pembentukan salju hampir mustahil terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.

Baca Juga: Lima Manfaat Kurma Muda bagi Kesehatan Tubuh, Namun Perlu Kenali Ciri-Cirinya Agar tepat Memilih

Meski demikian, salju bukanlah hal yang sepenuhnya mustahil terjadi di Indonesia. Beberapa daerah pegunungan tinggi di Papua, seperti Puncak Jaya (Cartenz Pyramid), Pegunungan Jayawijaya, dan Puncak Trikora, tercatat mengalami hujan salju.

Fenomena ini terjadi karena ketinggian wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.500 meter di atas permukaan laut, sehingga suhu udara bisa turun di bawah titik beku.

Baca Juga: Warga Trenggalek Harus Waspada dan Tahu Bahaya Merebus Air di Panci Kaca Bisa Timbulkan Potensi Ancaman Keselamatan

Keberadaan iklim tropis juga memberikan sejumlah keuntungan bagi Indonesia. Di antaranya, sektor pertanian dapat berlangsung sepanjang tahun, keanekaragaman hayati tinggi, serta potensi besar dalam sektor pariwisata, terutama wisata alam dan pantai.

Dengan demikian, tidak adanya musim dingin di Indonesia merupakan konsekuensi logis dari posisi geografis dan kondisi iklim yang mendominasi. Namun, bagi masyarakat yang ingin merasakan suasana bersalju di dalam negeri, kawasan Pegunungan Jayawijaya dapat menjadi tujuan wisata alternatif.(jaz)

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Zaki Jazai
#garis khatulistiwa #musim dingin #indoneisa