TRENGGALEK – Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan alam dan budaya, tetapi juga kaya akan kuliner khas yang menggugah selera.
Salah satu pelengkap makanan yang sangat populer adalah sambel matah.
Sambal ini memiliki rasa pedas, segar, dan aroma khas yang berbeda dari sambal-sambal lain di Nusantara.
Keunikannya terletak pada cara penyajiannya, yaitu menggunakan bahan-bahan segar tanpa dimasak, sehingga cita rasa asli rempahnya tetap terjaga.
Baca Juga: Ruang Lingkup Kesehatan Mental: Pentingnya Dijaga di Setiap Aspek Kehidupan
Bahan utama sambel matah terdiri dari bawang merah yang diiris tipis, cabai rawit merah, serai yang dimemarkan, dan daun jeruk yang diiris halus.
Agar rasanya lebih mantap, ditambahkan terasi bakar, garam, serta perasan jeruk limau yang memberi sentuhan segar.
Seluruh bahan ini kemudian disiram minyak panas, menghasilkan perpaduan rasa pedas, gurih, sekaligus harum.
Sambel matah sangat cocok disantap bersama ayam betutu, ikan bakar, sate lilit, hingga nasi campur Bali.
Rasanya yang segar membuat hidangan utama terasa semakin kaya.
Baca Juga: Tetap Segar dan Fokus, Inilah 5 Minuman Penghilang Kantuk yang EfektifKehidupan
Bahkan, sambel matah kini sering dijadikan pendamping aneka menu modern seperti ayam goreng tepung atau makanan laut.
Bahan-bahan membuat sambel matah:
-Bawang merah segar
-Cabai rawit merah
-Serai yang dimemarkan
-Daun jeruk segar
-Terasi bakar
Baca Juga: Nasi Kuning, Hidangan Sakral yang Menyatukan Tradisi dan Kuliner Nusantara!
-Garam secukupnya
-Jeruk limau
-Minyak panas untuk menyiram
Keistimewaan sambel matah terletak pada kesegaran bahan-bahannya.
Semakin segar bahan yang digunakan, semakin nikmat rasa sambal yang dihasilkan. (*)