Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jejak Nostalgia: Pesona Benda Jadul yang Masih Dicari Hingga Kini

Friesta Cahya Ramadhani • Jumat, 19 September 2025 | 04:35 WIB

 

Benda jadul sering dianggap usang, padahal justru menyimpan nilai nostalgia yang membuatnya tetap diburu. (Pinterest)
Benda jadul sering dianggap usang, padahal justru menyimpan nilai nostalgia yang membuatnya tetap diburu. (Pinterest)


TRENGGALEK – Seiring berkembangnya teknologi, masyarakat kini semakin dimanjakan dengan berbagai perangkat modern yang praktis, cepat, dan serba digital.

Kehidupan sehari-hari seakan tidak bisa lepas dari gawai, internet, maupun barang-barang elektronik canggih yang terus diperbarui.

Namun di tengah arus modernisasi tersebut, ada satu hal menarik yang tidak pernah benar-benar hilang, yakni keberadaan benda-benda jadul.

Barang-barang lawas yang dulu begitu akrab dalam keseharian masih mampu menyita perhatian, bahkan sering kali lebih berharga daripada produk modern yang serba instan.

Fenomena ini membuktikan bahwa teknologi tidak serta-merta menghapus jejak masa lalu.

Justru, kehadiran benda jadul menghadirkan nilai emosional, kenangan, dan nuansa klasik yang sulit tergantikan oleh kemajuan zaman.

Baca Juga: Rekomendasi Kain yang Nyaman untuk Baju Sehari-Hari di Cuaca Tropis

Tidak heran bila hingga kini banyak orang masih memburunya.

Mengapa Benda Jadul Masih Populer?


Setiap generasi memiliki ikatan emosional dengan barang-barang yang menemani masa kecil atau masa mudanya.

Ada yang menganggapnya sebagai koleksi berharga, ada pula yang memburunya demi sekadar bernostalgia.

Selain itu, benda jadul kerap dianggap lebih awet dan memiliki nilai seni tersendiri.

Tidak heran jika barang-barang ini tetap diburu, meski zaman sudah semakin maju.

1. Radio Lawas

Sebelum hadirnya aplikasi musik digital, radio adalah sumber hiburan utama.

Suara khasnya, lengkap dengan siaran berita atau lagu jadul, masih punya daya tarik tersendiri.

Banyak orang sengaja mencari radio tua untuk dijadikan koleksi atau pajangan bernilai seni tinggi.

2. Kaset dan Tape Recorder

Benda ini sempat berjaya pada era 80–90-an. Putaran kaset dengan pita di dalamnya menghadirkan sensasi unik yang tak tergantikan oleh playlist digital.

Tape recorder tua kini banyak dicari karena menghadirkan rasa nostalgia sekaligus suasana klasik yang hangat.

3. Jam Dinding Antik

Jam dinding besar dengan bandul kayu atau ukiran klasik menjadi simbol keanggunan rumah zaman dahulu.

Suara detiknya yang khas masih dirindukan, sehingga benda ini kini menjadi buruan para kolektor barang antik.

Baca Juga: Gejala Darah Rendah dan Tips Mengatasinya agar Tubuh Tetap Fit

4. Mesin Ketik
Di era serba komputer, mesin ketik tetap punya tempat khusus.

Benda ini bukan sekadar alat tulis, melainkan juga bagian dari sejarah.

Bahkan, sebagian orang masih menggunakannya untuk keperluan artistik atau dekorasi.

5. Kamera Analog

Meski kamera digital dan ponsel pintar kini mendominasi, kamera analog tetap diminati.

Foto dengan film gulung menghadirkan nuansa berbeda karena hasilnya unik, penuh kejutan, dan tidak bisa langsung dihapus.

Inilah yang membuatnya memiliki nilai seni tinggi.

6. Piringan Hitam dan Gramofon
Bagi pecinta musik sejati, piringan hitam adalah harta karun. Suara khasnya yang hangat tidak bisa ditandingi audio digital.

Gramofon atau turntable pun banyak dicari, bukan hanya untuk memutar musik, tetapi juga untuk pajangan elegan.

7. Mainan Jadul
Dari gasing kayu, kelereng, hingga mobil-mobilan seng, semua masih menyimpan kenangan masa kecil yang sulit dilupakan.

Mainan jadul ini kini sering dijadikan koleksi, bahkan sebagian diproduksi ulang demi memenuhi rasa kangen akan masa lalu.

8. Sepeda Ontel
Kendaraan klasik yang satu ini masih tetap gagah meski sudah berusia puluhan tahun.

Sepeda ontel banyak diburu, baik untuk dikoleksi maupun digunakan pada acara komunitas gowes bertema vintage.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jelas Apa Itu Overthinking dan Dampaknya

9. Perabot Rumah Tua

Lemari kayu jati, kursi rotan, atau meja marmer zaman dulu masih memiliki nilai estetika tinggi.

Benda-benda ini bukan hanya fungsional, tetapi juga bernilai historis, sehingga diminati pecinta dekorasi bergaya retro.

10.Uang Kuno

Koleksi uang kuno selalu punya tempat di hati para penggemarnya. Selain bernilai sejarah, beberapa di antaranya bahkan memiliki harga jual tinggi di kalangan kolektor.

 Pesona Benda Jadul yang Tak Pernah Padam


Meski dunia semakin modern, benda-benda jadul tidak pernah kehilangan pesonanya.

Setiap barang membawa cerita, kenangan, dan nilai emosional yang membuatnya tetap dicari hingga sekarang.

Bagi sebagian orang, memiliki barang-barang lawas ini bukan sekadar menyimpan benda fisik.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jelas Apa Itu Overthinking dan Dampaknya

Ada kebanggaan tersendiri karena berhasil menjaga warisan nostalgia yang menjadi bagian dari perjalanan hidup.

Barang-barang itu seolah menghadirkan kembali potongan cerita masa lalu yang hangat dan penuh makna.

Inilah sebabnya, benda jadul tidak sekadar dianggap kuno atau ketinggalan zaman.

Justru, keberadaannya menjadi simbol bahwa kenangan tidak pernah mati, dan selalu ada ruang bagi masa lalu untuk tetap hidup di tengah derasnya arus teknologi modern. (*)

Gaji Pensiunan PNS 2025 Naik Mulai Kapan Berlaku?
Gaji Pensiunan PNS 2025 Naik Mulai Kapan Berlaku?
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#benda #jadul #nostalgia #trenggalek #langka