TRENGGALEK - Baru-baru ini jagat maya diramaikan dengan kemunculan film animasi berjudul Ikan Mas Tur Dedari.
Film animasi ini mendadak viral setelah netizen menyebut visualnya yang begitu detail, bahkan dianggap mirip dengan karya studio animasi Jepang ternama, Ghibli.
Diketahui film animasi, Ikan Mas Tur Dedari merupakan karya mahasiswa asal Bali bernama Anak Agung Gede Bagus Adhistya Sedana, atau akrab disapa Adhis.
Baca Juga: 5 Film Studio Ghibli yang Wajib Kamu Tonton : Nomor 3 Dijamin Bikin Nangis!
Adhis merupakan seorang mahasiswa yang kini tengah menempuh studi di Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Yogyakarta jurusan Animasi.
Film animasi berdurasi sekitar 15 menit ini dibuat sebagai tugas akhir Adhis di kampusnya.
Proses pengerjaan film ini memakan waktu yang panjang, yakni sekitar 13 bulan, mulai Agustus 2024 hingga September 2025.
Baca Juga: Benarkah Kartun 90-an Lebih Berjiwa Dibanding Animasi Abad 21?
Dari total waktu tersebut, sekitar 10 bulan difokuskan pada tahap desain latar, penyusunan konsep, dan pra-produksi.
Sementara itu, 3 bulan sisanya digunakan untuk animasi, rendering, dan penyelarasan audio.
Meski sebagian besar dikerjakan seorang diri, dalam prosesnya Adhis juga mendapat bantuan dari adiknya untuk bagian pewarnaan (coloring) serta beberapa pekerjaan teknis ringan lainnya.
Baca Juga: Jumbo, Titik Balik Animasi Lokal: Visual yang Bikin Melongo, Karakter yang Bikin Sayang
Kisah dalam film ini menyoroti tokoh Saras, seorang gadis kecil yang tinggal bersama ayah dan neneknya.
Rasa penasaran Saras akan keberadaan sang ibu membawa dirinya pada petualangan penuh misteri, ditemani oleh seekor ikan mas ajaib yang menjadi kawan setianya.
Cerita tersebut terinspirasi dari kisah rakyat Bali, termasuk legenda Durma dan Rajapala serta unsur budaya tradisi Sanghyang Dedari yang kental dengan nilai spiritual.
Adhis lantas mengunggah cuplikan film animasi ini di akun TikTok pribadinya, @adisganteng.
Unggahan itu sontak menyedot perhatian publik dengan capaian lebih dari 9 juta views, 1,7 juta likes, dan 30 ribu komentar.
Mayoritas warganet mengaku terpukau melihat kualitas visual animasi tersebut yang dinilai setara dengan standar produksi internasional.
Banyak di antaranya membandingkan karya ini dengan animasi besutan Studio Ghibli yang identik dengan gaya artistik, penuh detail, dan nuansa magis.
“Spek Ghibli bjirrr,” tulis akun @gf***.
“Spek anime Jepang ini mah,” ujar akun @oet***.
“Kaya Ghibli cuy, keren ih,” kata akun @tal***.
Menariknya, tidak sedikit pula netizen yang menyamakan Adhis dengan Makoto Shinkai, sutradara animasi asal Jepang di balik film fenomenal Your Name dan Weathering With You.
“Grafiknya hampir setara Makoto Shinkai,” tulis akun @mei***.
“We’ve got Indonesian Makoto Shinkai,” komentar akun @nic***.
“Makoto Shinkai versi Indo,” tambah akun @cu***.
Fenomena viral ini sekaligus menjadi bukti bahwa karya animasi lokal kini mulai mendapat perhatian lebih luas dan berpotensi bersaing di panggung global. (*)