TRENGGALEK – Teratai sering dikenal sebagai tanaman air yang indah karena bunganya yang mekar di atas permukaan kolam.
Namun, ternyata bukan hanya bunganya saja yang bermanfaat. Akar teratai atau rhizome juga memiliki nilai gizi tinggi dan sudah lama digunakan sebagai bahan makanan serta obat tradisional di berbagai negara Asia.
Secara kuliner, akar teratai memiliki tekstur renyah dengan rasa ringan.
Bentuknya berongga sehingga unik dan mudah dikenali.
Di Tiongkok, Jepang, hingga India, akar teratai banyak diolah menjadi sup hangat, tumisan sayur, hingga camilan renyah seperti keripik.
Kandungan serat yang tinggi membuatnya cocok sebagai makanan sehat, sementara vitamin C dan mineralnya membantu menjaga daya tahan tubuh.
Dari sisi kesehatan, akar teratai dipercaya mampu menurunkan tekanan darah karena mengandung senyawa alami yang baik untuk jantung.
Baca Juga: Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan
Selain itu, akar teratai juga memiliki sifat menenangkan sehingga sering dijadikan teh herbal untuk relaksasi tubuh.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi akar teratai dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru dan menjaga sistem pencernaan tetap sehat.
Beberapa olahan dan manfaat akar teratai:
Sup akar teratai – menyegarkan, menutrisi, dan cocok untuk daya tahan tubuh
Baca Juga: Cara Membuat Pancake Sederhana di Rumah, Cocok untuk Sarapan dan Camilan Keluarga
Tumisan sayur – sumber serat alami yang membantu pencernaan
Teh akar teratai – membantu relaksasi dan menenangkan pikiran
Obat herbal tradisional – menurunkan tekanan darah dan menyehatkan organ dalam
Baca Juga: Cara Membuat Pancake Sederhana di Rumah, Cocok untuk Sarapan dan Camilan Keluarga
Dengan fleksibilitasnya dalam kuliner sekaligus manfaat kesehatannya, akar teratai menjadi salah satu bahan alami yang bernilai tinggi.
Tidak hanya menambah variasi menu sehat, tetapi juga berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh. (*)