Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Mitos atau Fakta: Makan Malam Bisa Naik kan Berat Badan

Friesta Cahya Ramadhani • Rabu, 1 Oktober 2025 | 04:45 WIB
Benarkah anggapan ini sepenuhnya tepat? Mari kita bahas lebih dalam.
Benarkah anggapan ini sepenuhnya tepat? Mari kita bahas lebih dalam.

 

TRENGGALEK – Banyak orang masih percaya bahwa makan malam adalah penyebab utama kenaikan berat badan.

Tak sedikit yang akhirnya memilih menghindari makan setelah pukul 18.00 karena takut gemuk.

Namun, benarkah anggapan ini sepenuhnya tepat? Mari kita bahas lebih dalam.

Asal Usul Anggapan Makan Malam Bikin Gemuk

Pandangan bahwa makan malam bisa membuat tubuh cepat gemuk sebenarnya berangkat dari kebiasaan pola hidup.

Sebagian besar orang setelah makan malam cenderung beristirahat, duduk santai, atau langsung tidur.

Aktivitas fisik yang minim inilah yang membuat kalori dari makanan tidak terbakar dengan baik.

Selain itu, metabolisme tubuh memang cenderung lebih melambat di malam hari.

Akibatnya, makanan yang dikonsumsi berpotensi lebih mudah disimpan sebagai lemak.

Faktor inilah yang kemudian menimbulkan stigma bahwa makan malam otomatis akan menambah berat badan.

Fakta Medis: Bukan Jamnya, Tapi Pola dan Porsi yang Menentukan

Menurut ahli gizi, yang lebih berpengaruh bukanlah jam makan malam, melainkan jumlah kalori, jenis makanan, dan pola konsumsi sehari-hari.

Jika makan malam diisi dengan porsi berlebihan, makanan tinggi lemak jenuh, atau camilan manis, tentu saja risiko penumpukan lemak lebih tinggi.

Sebaliknya, jika makan malam tetap dalam porsi wajar, penuh nutrisi, serta dipadukan dengan aktivitas sehat, maka tidak serta-merta membuat tubuh gemuk.

Dengan kata lain, waktu makan malam bukan faktor tunggal penyebab obesitas.

Yang menentukan adalah keseimbangan energi: berapa banyak kalori yang masuk dibandingkan dengan kalori yang keluar.

Tips Makan Malam yang Sehat agar Tidak Takut Gemuk

Agar tetap bisa menikmati makan malam tanpa khawatir berat badan melonjak, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan:

1. Pilih Menu Rendah Lemak dan Tinggi Serat

Sayuran hijau, sup bening, ikan, atau dada ayam tanpa kulit lebih baik dibanding gorengan atau makanan bersantan pekat.

2. Jaga Porsi Secukupnya

Hindari makan dengan piring penuh atau mengambil porsi berlebih. Lebih baik sedikit tapi sering daripada sekali makan terlalu banyak.

3. Hindari Makan Terlalu Larut Malam

Sebaiknya makan malam dilakukan 2–3 jam sebelum tidur, sehingga tubuh masih punya waktu untuk mencerna makanan.

4. Batasi Minuman Manis dan Tinggi Kalori

Minuman manis kemasan atau boba lebih baik dihindari. Air putih tetap pilihan terbaik untuk mendampingi makan malam.

5. Tetap Bergerak Setelah Makan

Jalan santai selama 10–15 menit setelah makan bisa membantu pencernaan sekaligus mencegah rasa begah.

Mitos atau Fakta?

Jadi, makan malam tidak serta-merta membuat gemuk. Anggapan itu lebih tepat disebut sebagai mitos setengah benar.

Artinya, memang ada risiko jika makan malam dilakukan berlebihan dan tanpa kontrol, namun dengan pola yang sehat, makan malam justru tetap bisa menjadi bagian penting dari gaya hidup seimbang.

Daripada takut makan malam, lebih baik fokus pada kualitas makanan, jumlah porsi, serta gaya hidup aktif setiap hari.

Dengan begitu, tubuh tetap sehat, berat badan terjaga, dan aktivitas pun berjalan lancar tanpa harus terbebani oleh mitos yang belum tentu benar. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#gemuk #atau #naik berat badan #trenggalek #mitos #fakta #malam #makan #bikin