Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

7 Hasil Pangan Khas Trenggalek yang Jadi Andalan Warga

Friesta Cahya Ramadhani • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 03:01 WIB
Durian salah satu hasil pangan lokal Trenggalek tak hanya jadi konsumsi harian, tetapi juga kebanggaan warga karena kualitasnya terjaga.
Durian salah satu hasil pangan lokal Trenggalek tak hanya jadi konsumsi harian, tetapi juga kebanggaan warga karena kualitasnya terjaga.

TRENGGALEK – Kabupaten Trenggalek tidak hanya dikenal dengan pesona wisata alamnya, tetapi juga menyimpan potensi besar di sektor pertanian.

Tanah yang subur, curah hujan yang cukup, dan iklim yang mendukung membuat daerah ini mampu menghasilkan berbagai macam pangan berkualitas.

Dari sawah, kebun, hingga lahan perbukitan, warga setempat menggantungkan hidupnya pada hasil bumi yang melimpah.

Berikut ini beberapa hasil pangan khas Trenggalek yang menjadi penopang utama ekonomi masyarakat.

1. Padi

Padi merupakan komoditas utama di Trenggalek. Sawah-sawah yang terbentang luas menjadi sumber penghidupan bagi sebagian besar petani.

Hasil panennya mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal bahkan ikut menyuplai ke luar daerah. Tidak heran jika padi disebut sebagai “emas hijau” bagi masyarakat Trenggalek.

Selain itu, sistem irigasi yang semakin baik memungkinkan petani untuk melakukan panen lebih dari sekali dalam setahun.

Hal ini berdampak langsung pada kestabilan ekonomi keluarga petani. Dengan ketersediaan beras yang terjamin, ketahanan pangan di Trenggalek juga semakin kuat.

2. Jagung

Jagung menjadi tanaman kedua yang banyak ditemui di Trenggalek, terutama di lahan kering dan perbukitan.

Tanaman ini mudah tumbuh meski di daerah yang minim air, sehingga menjadi pilihan petani untuk diversifikasi hasil panen.

Tidak hanya untuk konsumsi sehari-hari, jagung juga menjadi bahan baku industri pakan ternak.

Permintaan pasar terhadap jagung cukup tinggi, sehingga memberikan peluang besar bagi petani untuk meningkatkan penghasilan.

Dengan pengolahan yang tepat, jagung bahkan bisa diolah menjadi aneka produk makanan ringan bernilai jual tinggi.

3. Pisang

Trenggalek dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pisang berkualitas.

Jenis pisang yang dibudidayakan cukup beragam, mulai dari pisang raja, pisang kepok, hingga pisang susu.

Pisang dari Trenggalek banyak ditemukan di pasar tradisional maupun pasar luar daerah karena kualitas dan rasanya yang manis legit.

Selain dijual dalam bentuk segar, pisang juga banyak diolah menjadi produk olahan seperti keripik pisang.

Produk olahan ini bahkan mulai masuk ke pasar modern dan merambah penjualan online.

Hal ini menunjukkan bahwa pisang tidak hanya menjadi buah konsumsi, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi warga.

4. Durian

Durian menjadi salah satu primadona ketika musim panen tiba.

Kebun-kebun durian tersebar di wilayah pegunungan Trenggalek dan selalu ramai saat musim buah berlangsung.

Rasanya yang manis legit dengan aroma khas membuat durian Trenggalek digemari pecinta buah lokal maupun dari luar daerah.

Bahkan, beberapa wilayah di Trenggalek mulai menjadikan durian sebagai ikon wisata buah.

Festival durian sering digelar untuk menarik wisatawan sekaligus memperkenalkan hasil pertanian unggulan daerah.

Kehadiran durian ini tentu semakin memperkaya identitas Trenggalek sebagai daerah dengan hasil bumi yang beragam.

5. Kopi

Dataran tinggi Trenggalek juga cocok untuk tanaman kopi. Kopi yang ditanam di sini memiliki karakteristik cita rasa yang khas dengan aroma yang kuat.

Tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal, kopi Trenggalek juga mulai dilirik oleh pecinta kopi dari luar daerah.

Potensi kopi ini sebenarnya masih sangat luas untuk dikembangkan. Jika dikelola dengan baik, kopi Trenggalek berpeluang besar masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Dengan branding yang tepat, kopi bisa menjadi salah satu komoditas unggulan yang mengangkat nama Trenggalek di kancah nasional bahkan internasional.

6. Cengkih

Selain kopi, cengkih juga menjadi tanaman perkebunan yang banyak ditemukan di Trenggalek.

Tanaman ini memiliki nilai ekonomi tinggi karena banyak digunakan sebagai bahan baku industri rokok kretek dan juga kebutuhan rempah-rempah.

Para petani di daerah perbukitan banyak menggantungkan hidup pada hasil cengkih.

Harga jual cengkih yang cukup stabil memberikan keuntungan yang menjanjikan. Jika dikelola lebih modern, cengkih bisa menjadi sumber ekonomi yang semakin kuat bagi masyarakat.

7. Buah Tropis Lain

Selain pisang dan durian, Trenggalek juga kaya dengan buah tropis lain seperti manggis, rambutan,salak dan nangka.

Buah-buahan ini tumbuh subur berkat iklim tropis yang mendukung. Rasanya yang segar membuat buah lokal selalu diminati oleh masyarakat.

Tidak hanya untuk konsumsi pribadi, buah-buahan ini juga banyak dijual di pasar tradisional dan menjadi komoditas yang rutin diperdagangkan ke luar daerah.

Bahkan, dengan kemasan modern, buah-buahan tropis Trenggalek bisa berpeluang masuk ke pasar yang lebih luas.

Potensi Masa Depan

Dengan hasil pangan yang beragam, Trenggalek memiliki peluang besar untuk terus berkembang.

Pemanfaatan teknologi pertanian modern, pengolahan hasil panen menjadi produk olahan, serta pemasaran digital dapat membuat hasil bumi Trenggalek semakin dikenal.

Trenggalek bukan hanya daerah wisata, tetapi juga lumbung pangan yang memiliki kekuatan ekonomi besar.

Melimpahnya hasil bumi ini menjadi modal penting untuk membangun kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah.

Photo
Photo
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Hasil #pangan #Melimpah #trenggalek