Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Trend Digital Scrapbook: Cara Baru Gen Z Simpan Kenangan di Era Serba Digital

Eka Putri Wahyuni • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 00:15 WIB
Digital scrapbook kini jadi cara baru Gen Z menyimpan kenangan dengan sentuhan kreatif dan personal lewat layar digital.
Digital scrapbook kini jadi cara baru Gen Z menyimpan kenangan dengan sentuhan kreatif dan personal lewat layar digital.

TRENGGALEK – Di tengah kehidupan yang semakin serba cepat dan terhubung dengan dunia digital, cara generasi muda menyimpan kenangan pun ikut berubah.

Jika dulu album foto fisik, buku harian, atau scrapbook tradisional menjadi pilihan utama, kini generasi Z menemukan cara baru yang lebih modern yaitu dengan membuat digital scrapbook.

Fenomena ini tengah menjadi tren karena dianggap sebagai cara yang lebih praktis, kreatif, dan sesuai dengan gaya hidup digital masa kini.

Scrapbook awalnya dikenal sebagai album kenangan yang berisi foto, tulisan tangan, dan berbagai hiasan kecil seperti potongan tiket, bunga kering, atau catatan pribadi.

Namun, seiring perkembangan teknologi dan munculnya berbagai aplikasi kreatif, konsep scrapbook kini bertransformasi ke bentuk digital.

Dengan bantuan aplikasi seperti Canva, Notion, GoodNotes, hingga Pinterest, siapa pun dapat membuat digital scrapbook dengan mudah.

Selain itu, hasilnya bisa disimpan secara pribadi atau dibagikan di media sosial seperti Instagram, TikTok, atau Pinterest sebagai bentuk self expression.

Cermin Gaya Hidup dan Identitas Gen Z

Bagi Gen Z, digital scrapbook bukan sekadar album kenangan, tapi juga medium untuk mengekspresikan diri.

Setiap halaman yang dibuat mencerminkan kepribadian, suasana hati, dan gaya visual penggunanya.

Ada yang memilih desain minimalis dengan warna pastel, ada juga yang lebih menyukai gaya vintage, retro, atau grunge.

Selain itu, banyak Gen Z yang menggunakan scrapbook digital sebagai bentuk digital diary.

Mereka menuliskan refleksi diri, pencapaian pribadi, kutipan favorit, hingga momen harian dalam bentuk visual yang menarik. 

Praktis, Aman, dan Ramah Lingkungan

Salah satu alasan digital scrapbook semakin diminati adalah karena kemudahannya.

Tidak perlu membeli alat tulis, kertas, atau dekorasi fisik. Semua bisa dilakukan hanya dengan perangkat digital dan koneksi internet.

Selain lebih praktis, scrapbook digital juga lebih aman. Data dapat disimpan di cloud storage seperti Google Drive atau iCloud, sehingga tidak mudah hilang ataupun rusak.

Bahkan jika perangkat berganti, kenangan tetap bisa diakses kapan pun dan di mana pun.

Selain itu, dari sisi lingkungan, scrapbook digital juga dianggap lebih ramah karena mengurangi penggunaan kertas dan limbah alat tulis.

Peluang Baru di Dunia Kreatif

Trend ini juga membuka peluang ekonomi kreatif baru.

Banyak desainer dan kreator konten kini menjual template scrapbook digital yang bisa diunduh dan disesuaikan oleh pengguna.

Gaya yang ditawarkan pun beragam, dari desain vintage aesthetic, boho, hingga kawaii pastel.

Bahkan beberapa kreator menjadikan scrapbook digital sebagai produk jasa yang menawarkan pembuatan halaman kenangan digital untuk ulang tahun, perjalanan, atau hadiah personal.

Tak hanya itu, digital scrapbook juga mulai digunakan dalam dunia pendidikan dan bisnis, misalnya sebagai media portofolio visual atau presentasi kreatif. (*)

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Gen Z #scrapbook #trenggalek #digital