Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Trend Clay Art dan yang Viral: Ketika Tanah Liat Jadi Ladang Kreativitas

Eka Putri Wahyuni • Rabu, 15 Oktober 2025 | 04:10 WIB
Clay art jadi tren baru di kalangan anak muda! Selain kreatif ini juga bisa jadi peluang bisnis.
Clay art jadi tren baru di kalangan anak muda! Selain kreatif ini juga bisa jadi peluang bisnis.

TRENGGALEK - Belakangan ini, dunia seni dan kerajinan tangan di Indonesia sedang diramaikan oleh satu tren unik yang terus mencuri perhatian, clay art atau seni tanah liat.

Dari aksesori mungil seperti anting, gantungan kunci, hingga dekorasi rumah yang menawan, clay art kini menjadi medium ekspresi diri yang digemari banyak orang, terutama generasi muda.

Tak hanya menjadi hobi pengisi waktu luang, clay art juga berkembang menjadi peluang usaha kreatif yang menjanjikan.

Clay Art yang Viral di Media Sosial

Viralnya clay art tidak bisa lepas dari peran media sosial. Video pembuatan clay yang menampilkan proses membentuk bunga, hewan, atau karakter lucu sering kali menarik perhatian warganet.

Ada kepuasan tersendiri ketika melihat potongan clay yang lembut berubah menjadi karya yang indah.

Format video pendek seperti Reels, TikTok, dan YouTube Shorts membuat konten clay art mudah dibagikan dan cepat menyebar.

Banyak pembuat clay art yang kini dikenal berkat kreativitasnya di media sosial.

Mereka menampilkan karya yang lucu, estetik, dan memanjakan mata. Clay art menjadi contoh bahwa keindahan visual dan proses yang menenangkan bisa berjalan beriringan.

Daya Tarik Clay Art

Clay art digemari karena fleksibel dan mudah disesuaikan dengan imajinasi pembuatnya.

Dari bentuk bunga dan karakter kartun hingga makanan mini dan ornamen lucu, semuanya bisa dibuat dari clay.

Selain menghasilkan karya yang indah, aktivitas ini juga memberikan efek relaksasi.

Teksturnya yang lembut dan proses pembentukannya yang perlahan membuat banyak orang merasa tenang saat membuatnya.

Tak heran jika clay art banyak dipilih sebagai kegiatan untuk menghilangkan stres.

Bagi sebagian orang, mengolah tanah liat menjadi bentuk tertentu terasa seperti meditasi, menenangkan pikiran sekaligus melatih fokus dan ketelitian.

Peluang Bisnis dari Clay Art

Di balik keseruannya, clay art juga membuka peluang bisnis yang luas.

Banyak pelaku UMKM di berbagai daerah mulai membuat dan menjual produk berbahan clay, mulai dari aksesori hingga hiasan rumah.

Produk-produk ini diminati karena memiliki desain unik dan dibuat secara handmade, sehingga terasa lebih personal.

Menariknya, modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha clay art tergolong kecil.

Hanya dengan bahan dasar clay, alat sederhana, dan ide kreatif, seseorang sudah bisa menciptakan produk yang bernilai jual.

Banyak pengrajin yang sukses menjual hasil karyanya secara online, bahkan menembus pasar luar daerah.

Jenis Clay yang Populer

Ada dua jenis clay yang paling sering digunakan, yaitu air dry clay dan polymer clay.

Air dry clay dapat mengering tanpa bantuan oven, sehingga cocok untuk pemula.

Sedangkan polymer clay harus dipanaskan untuk mengeras, namun hasilnya lebih kuat, tahan lama, dan memiliki warna yang lebih cerah.

Beberapa pengrajin mengombinasikan kedua jenis clay tersebut agar karya yang dihasilkan lebih kokoh dan tetap menarik secara visual.

Pemilihan bahan ini sangat bergantung pada jenis produk yang ingin dibuat, apakah berupa perhiasan kecil, dekorasi rumah, atau miniatur.

Tren Clay Art yang Sedang Populer

Saat ini, tren clay art yang paling viral adalah pembuatan aksesori seperti anting, cincin, gantungan kunci, dan strap handphone dengan desain custom.

Desain bergaya minimalis, floral, atau bernuansa pastel menjadi favorit karena tampilannya yang manis dan kekinian.

Selain itu, clay art juga banyak digunakan untuk membuat miniatur dekoratif seperti bunga kecil dalam vas, boneka mini, hingga ornamen rumah bernuansa alami.

Beberapa kreator juga mengembangkan clay animation, yaitu animasi stop motion yang menggunakan clay sebagai bahan utama.

Karya seperti ini banyak disukai karena di tangan orang yang kreatif, clay bukan lagi sekadar bahan biasa, melainkan medium untuk bercerita, menyebarkan keindahan, dan bahkan membuka peluang masa depan yang penuh warna.

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#trenggalek #Clay Art